5

Supergreen In A Bottle, Jaga Kesehatan Ususmu.


IMG_2816

Smoothies ala saya

Dengan banyaknya aktivitas yang saya miliki dalam sehari, tubuh yang fit dan bebas dari penyakit adalah sebuah keharusan. Sayangnya saya memang sering sakit, entah itu flu, radang tenggorokan, masuk angin, darah rendah, migrain, dan maag. Akhir 2013 kemarin saat melakukan medical check-up, saya kaget dengan kadar asam urat yang menyentuh 6.2, itu terkategori tinggi serta berpotensi osteoarthritis. Maag, migrain yang datang rutin dalam seminggu serta kondisi tubuh yang tidak fit membuat aktivitas saya kadang terbengkalai.

Dari konsultasi dengan dokter serta berbagai buku kesehatan yang saya baca, pangkal penyakit 90%-nya bermula di pencernaan. Kita membutuhkan enzim yang dapat mencerna makanan dengan baik dan bisa ditransportasi dengan baik pula ke seluruh tubuh. Enzim-enzim yang diperlukan manusia terdapat pada segala buah dan sayuran mentah. Kurangnya asupan buah dan sayuran mentah membuat kerja sistem cerna menjadi berat, hingga tubuh harus mengeluarkan cadangan enzim yang harusnya disimpan saat dibutuhkan. Continue reading

Advertisements
0

Pendidikan Karakter Barat


Fritjof Capra seorang ilmuwan Barat  mengungkapkan kegelisahannya. Menurutnya saat ini,  ahli-ahli dalam berbagai bidang tidak lagi mampu menyelesaikan masalah-masalah mendesak yang muncul dalam bidang keahlian mereka. Para ekonom tidak mampu lagi memahami inflasi, Onkolog bingung tentang penyebab kanker; psikiater dikacaukan oleh schizofrenia,  dan polisi semakin tidak berdaya oleh semakin tingginya tingkat kriminalitas. (Fritjof Capra, Titik Balik Peradaban; Sains, Masyarakat dan Kebangkitan Kebudayaan, cetakan keenam, Jakarta : Bentang Pustaka, 2004, hal. 8)

Problematika sosial tersebut akhirnya  memunculkan pemberontakan-pemberontakan dalam masyarakat modern.  Barat kemudian berusaha mengembangkan pendidikan nilai atau karakter   yang berorientasi kepada nilai, etika dan moralitas yang diharapkan dapat  memunculkan manusia-manusia yang  humanis. Continue reading

0

Menimbang Keadilan Dan Kesetaraan Gender


Sepintas kedua kata itu (kesetaraan dan keadilan) terdengar merdu di telinga. Secara alamiah, manusia berkecenderungan untuk menuntut diperlakukan sama dan tidak dibeda-bedakan dengan yang lainnya. Hal itulah yang menjadi persepsi kesetaraan baginya. Sementara tidak adil adalah kedzaliman, kesewenang-wenangan, kejahatan, bahkan penghinaan terhadap kemanusiaan.

Kedua kata itu kemudian disandingkan dengan kata gender. Gender yang sering dipahami sebagai bentukan budaya atas peran dan posisi yang layak atau tidak layak, pantas atau tidak pantas, serta baik atau tidak baik terkait dengan perbedaan jenis kelamin (seks). Sehingga dalam konteks demikian keseteraan gender berarti menuntut terdapatnya perlakuan dan sikap yang sama dii antara dua jenis seks yang berbeda, yakni laki-laki dan perempuan serta mewujudkan keadilan yang diharapkan oleh keduanya. Pertanyaannya, siapakah yang berhak menentukan parameter keadilan itu sendiri?. Continue reading

4

Reading is So Sexy… ;P


Kelabu gagal menggelapkan Yogyakarta sore itu. Matahari tiba-tiba menyeruak lantang di antara kepulan awan yang membumbung tebal. Saat itu tanggal 28, tanggal yang terlalu tua bagi pegawai seperti saya dan Mba Ita untuk membeli seporsi mie bangka atau siomay kalibayem. Jadilah sore itu saya duduk melongo di samping mba Ita yang sedang asyik melicinkan pakaian.

“Mba pernah tau Jostein Gaarder?”

“Merk mobil keluaran mana itu?”, kata mba Ita sambil nyeterika. Saya manyun.

“Dia itu penulis kalee Mba.. Kalo novel sejarah Mba suka gak?”

“Nggak”. Jawab Mba Ita datar.

“Kalo buku pemikiran Islam gitu mba?”

Wanita di hadapan saya menggeleng dengan anggun.

“Sir Arthur Conan Doyle atau Agatha Christie gitu, mba pernah baca?”

Mba Ita menggeleng lagi, kali ini lebih kuat dan lama. Continue reading

0

Matematikawan Mulia


*Oleh Dr. Fahmi Amhar

Menjadi matematikawan?  Itu ilmu “ningrat” – pening tapi melarat.  Sekolahnya susah, tapi setelah lulus cari kerja juga susah.  Paling nanti jadi guru …  Ini adalah ucapan seorang tua pada anaknya yang kelihatan cerdas.  Si orang tua ingin anaknya jadi insinyur, atau dokter, atau akuntan, atau pengacara, profesi-profesinya yang secara materi jelas lebih menjanjikan daripada profesi ilmuwan seperti matematikawan.  Sekolah untuk profesi-profesi itu yang susah hanya saringan masuknya, karena begitu banyak orang yang berminat, dan begitu sedikit kursi yang tersedia.  Selebihnya, proses belajar mengajarnya tidak sesulit jurusan matematika.

Tetapi matematika adalah indikator peradaban.  Setiap kali anthropolog, arkeolog atau sejarahwan menemukan bahwa suatu etnik atau suatu peradaban di suatu masa telah menyibukkan diri dengan matematika, maka mereka mengidentifikasi bahwa etnik atau peradaban itu telah maju.  Dalam dunia ilmiah ini disebut “etnomathematics”.

Banyak bangsa kuno yang telah menyibukkan diri dengan matematika.  Bangsa Mesir kuno pun dalam membangun piramidnya tidak mungkin bekerja tanpa matematika, dalam hal ini geometri.  Bangsa Maya di Amerika sebelum kedatangan orang Eropa juga telah menyibukkan diri dengan matematika, yang tercermin pada sistem kalender mereka yang amat rumit dan teliti.  Hal serupa juga ada pada bangsa Yunani, India dan Cina.  Ornamen-ornamen di istana atau tempat ibadah mereka menunjukkan bahwa mereka memiliki cita rasa matematika. Continue reading

0

Bukti Kecemerlangan Khilafah Dalam Bidang Kesehatan (1): Rumah Sakit Modern Pertama


Seperti yang ditulis dalam kitab Ajhizatu Daulah al Khilafah (Struktur Negara Khilafah) , Khilafah adalah negara yang manusiawi (daulah basyariah). Karena itu sangat mungkin terjadi kekurangan atau penyimpangan dalam sejarah perjalanan Khilafah. Meskipun sejarah bukanlah dalil hukum syara’, namun dari sejarah kita bisa mengambil pelajaran, setiap penyimpangan dari syariah Islam akan menyebabkan persoalan. Sekali lagi , persoalan muncul , bukan karena sistem Khilafahnya, justru karena penyimpangan dari sistem Khilafah. Walhasil, menolak sistem Khilafah dengan mengutip penyimpangan dalam sistem ini, tidaklah obyektif dan rasional, dan tentu saja tidak jujur. Mengingat,sejarah Khilafah lebih banyak diisi dengan kegemilangan dan kejayaan. Berikut ini kami akan tampilkan beberapa kejayaan di era keemasan Khilafah Islam. Continue reading

0

Kesehatan Era Khilafah


Kesehatan di AS telah menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir dan mendapat perhatian internasional setelah Michael Moore merilis film dokumenter yang berjudul “Sicko”. Di dalam filmnya tersebut Michael Moore memusatkan perhatian pada kegagalan sistem kesehatan Amerika. Perhatian khusus diberikan kepada Perusahaan Asuransi dan bagaimana tujuan mereka yang ternyata bukan untuk membantu orang yang membutuhkan melainkan untuk meningkatkan keuntungan. Solusi yang diusulkan adalah untuk memiliki sistem kesehatan publik yang serupa dengan yang ada di Kanada, Inggris, Perancis dan Kuba.

Dengan ekonomi yang berantakan dan meningkatnya biaya pengeluaran negara dari perang Irak dan Afghanistan, kita mungkin bertanya-tanya apa yang salah dengan skala prioritas AS? Perdebatan panjang tentang perawatan kesehatan di AS berpusat pada apakah ada hak untuk pelayanan kesehatan dasar, atau siapa yang seharusnya memiliki akses ke perawatan kesehatan dan kualitas yang diperoleh. Continue reading