Gua Pindul: Wisata Air di Gunung Sewu Yogyakarta


???????????????????????????????

Sudah lima tahun bermukim di Jogja, tapi saya jaraaang sekali bisa liburan. Hari-hari saya tertelan pada rutinitas kuliah, kerja, dakwah dan bisnis. Kadang aktivitas itu bikin kepala berasep dan mood saya berdarah-darah (lebay :p), tapi tetap saja saya gak bisa seenaknya ngeloyor dan pergi. Melihat jutaan orang yang begitu minat jadi turis di Jogja, kadang bikin saya mikir : “Aje gile, orang-orang pada njadiin Jogja sebagai destinasi wisata, baik itu wisata budaya, wisata alam, atau wisata belanja, sementara saya yang tiap hari ublek-ublek di Jogja gak tau samasekali tentang wisatanya. Huhuhu…”. Kadang pengen nangis sampe keluar tomat n paprika biar sekalian dibikin salsa (kan ngawur, hahaha).

Well, akhirnya di hari Senin yang cerah awal September kemarin, usai sidang dan mengurusi tetekbengek wisuda yang super ribut, saya pergi juga ke Gua Pindul. Horeee (lompat-lompat pake kacang panjang). Kalau kamu mau datang ke Gua Pindul pas weekend, pastikan berangkat superpagi dari Jogja (jam 5.30 udah tancep gas), karena weekend apalagi pas libur sekolah bakalan penuh bo. Kalau terlalu siang, kalian gak bakal dapet suasna yang nyaman, karena pengunjung yang dateng bisa ribuan. Bisa-bisa kayak kumpulan ikan teri yang dempel-dempelan ntar, gak asyik nah. Kami sengaja pilih hari kerja biar gak rame, dan alhamdulillah memang gak rame.

???????????????????????????????

pake masker, jaket lapis dan sarung tangan. Perjalanan panjang masbro.

Gua Pindul masuk di Kabupaten Gunung Kidul, daerah pegunungan kapur di selatan Jogja. Dari pusat kota Jogja menempuh jarak sekitar 60 km. Kemarin kami bertiga menempuh perjalanan itu dengan motor, selain hemat, kami itu ingin kulit kami makin eksotis dan bisep trisep kami terasah (iya lah, jalan segitu jauhnya lumayan bikin tangan kenceng bok, apalagi pulang-pergi kan). Karena kosan kami di Gamping, kami lewat Jalur Gamping (jl Wates)-Ringroad Barat-belok ke jalan Wonosari-Naik Tanjakan Patuk-terus labas ke Wonosari.

???????????????????????????????

Tanjakan Patuk, kelokannya asiik bet dah. Itu Jogja dari kejauhan.

Kalau kamu mau ke daerah Gunung Kidul, pastikan kendaraannya aman dan siap tempur ya, mau itu mobil, motor atau becak sekalipun (ya kali ada betjak mau manjat Patuk). Karena meski jalanan Wonosari mulus, tapi selepas tanjakan Patuk, peradaban akan berubah drastis masbro. Jarak antar rumah jaoh, sejauh mata memandang adanya hutan jati, jarang warung makan, pom bensin apalagi tukang urut😛. Jalur Patuk-Wonosari juga dikenal kejam, kelokannya yang tajem sudah menelan banyak nyawa. Saat masih kuliah dan kudu fieldtrip tiap minggu ke daerah Gunung Kidul, saya hampir selalu melihat kecelakaan di sepanjang jalan ini. Ada satu momen di mana motor yang kecelakaan persis ada di depan saya. Si pengendara jatuh, helmnya penuh dengan darah sampai mukanya gak kelihatan, dan ternyata memang kepalanya putus. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Jujur saya selalu merinding melewati jalan ini, merinding karena takut akan kelokannya. Makanya saya selalu mengendarai motor gaya siput di sini. Bener-bener menerapkan pepatah Jawa kuno “alon alon asal kelakon”.

???????????????????????????????

Ada 3 site yang bisa dikunjungi, lihat posternya tuh.

???????????????????????????????

Pilih sepatu n pelampung. Pastikan badan n kaki kamu nggak oversized ya, susah ntar lo ukurannya. wkwk becanda

???????????????????????????????

Setelah jalan n ngangkut ban sendiri, kita masih kudu nanjak. Makanya bisa skalian diet program di sini :p

Sepanjang jalan menuju Gua Pindul, akan banyak calo wisata yang menawarkan jemputan, mereka menawarkan diri untuk mengantar sampai tujuan. Just ignore the, cause they are pricey. Iya, biayanya lumayan mahal. Pokoknya nanti kalo di kiri jalan ada baliho ‘Gua Pindul” belok aja, terus lempeng aja sampe ke tempat wisatanya. hehe…

Sebelum masuk, akan ada 3 pilihan site untuk dikunjungi. Silakan tentukan yang mana. Ada Gua Pindul, Body rafting Sungai Oyo dan Gua Glatik. Per September 2014 kemarin tarif untuk Gua Pindul 35 ribu, Kali Oyo 45 ribu, Gua Glatik 35 ribu. Gua Glatik kayaknya cuman gitu doank, jadi kami pilih paket yang ke gua pindul n Kali Oyo. Kalau kamu mau coba ketiganya silakan, biar puas sekalian.😀

Sebelum ke gua, pilih pilih sepatu karet dan pelampung dulu. Lalu bakal ditemenin sama guide ke lokasi. Guidenya mas-mas lokal lho. Kadang ada yang gayanya agak-agak alay gitu, tapi mereka baik kok, siap nemenin, bawain kamera, n fotoin semua pose kita. Setelah itu pilih ban balon, dan jalan lagi.

???????????????????????????????

Mulai dari sini, mamas guidenya yang ambilin foto

???????????????????????????????

Nyebur pertama, hadem pisan airnya

???????????????????????????????

mulut gua, makin dalem makin gak ada cahaya, bahkan ada yang gelap pet pet.

Ya maka nyeburlah kami ke dalam air. Mahasiswa geologi pasti tau ya kalau fenomena gua pada batugamping diakibatkan sistem porositas sekundernya. Makanya di permukaan, lahan batugamping itu gak punya air, airnya ada di bawah atau terakumulasi di pusat-pusat porositas ini. Kami bertiga menikmati perjalanan siput pake ban balon sepanjang gua. Panjangnya sekitar 800 meter kalo gak salah inget. Sepanjang jalan mamas guidenya ngejelasin macem-macem. Stalagtit, stalagmit, proses terbentuknya dl. Pas masnya tau saya kuliah di geologi, lah malah dia yang minta diajari dan ditambahkan penjelasan,. Jadilah saya cuap-cuap ala dosen lagi catwalk..hihihi

???????????????????????????????

makin masuk, makin gelap

Dekat dengan mulut gua di ujung, ada spot untuk jumping loh! Gak tinggi banget, cuma 3 meteran. Buat yang biasa jumping, mungkin ini kurang menantang, tapi buat saya dan Marlita, spot segini lumayan lah. Kami sampai manjat n lompat berapa kali lho. Sementara teman saya yang lain -Juwita- yang tidak terlalu suka jumping, cuma nyantai di atas pelampung bannya, sambil mandangin stalagtit. Hehe…

???????????????????????????????

I’m addicted jumping at this spot. Woul do it again sometimes!

???????????????????????????????

Kalo gak suka lompat, kamu bisa nyantay begini kayak temen saya

???????????????????????????????

Banyak bulenya lho.. just in case you get excited seeing foreigner. Hee..

Sejam sejak masuk gua hingga acara jumping jumping, sampailah kami di ujung gua. Saya berenang sejak masih di dalam, dan menyerahkan ban saya pada si guide. Pada akhirnya kami bertiga renang jug sampai ke ujung panjatan dan mentas. Asyik kok ke gua Pindul, banyak perusahaan yang memberi jatah liburan par karyawannya ke sini dalam rangka teambuilding.

???????????????????????????????

Lovely!

???????????????????????????????

The end of our journey. Saya berhasil membuat teman-teman saya meninggalkan bannya, dan ngajak mereka renang. We lost our breath. hehe!

Lepas dari Gua Pindul, kami istirahat sebentar, dan melanjutkan petualangan di kali Oyo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s