<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pena Revolusi</title>
	<atom:link href="http://penarevolusi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://penarevolusi.wordpress.com</link>
	<description>Bungkam mulutku, maka pena yang kan membahasakan retorikaku...!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Feb 2012 15:57:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='penarevolusi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/0958a4f250e87baa050f5736e81028ae?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Pena Revolusi</title>
		<link>http://penarevolusi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://penarevolusi.wordpress.com/osd.xml" title="Pena Revolusi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://penarevolusi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Einstein, Nuklir dan Depopulasi (Propaganda Atheisme Dalam Film X-Men Part II)</title>
		<link>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/22/einstein-nuklir-dan-depopulasi-propaganda-atheisme-dalam-film-x-men-part-ii/</link>
		<comments>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/22/einstein-nuklir-dan-depopulasi-propaganda-atheisme-dalam-film-x-men-part-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 09:28:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penarevolusi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mengulik Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Wajib Tau!]]></category>
		<category><![CDATA[adolf hitler]]></category>
		<category><![CDATA[anti tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Atheis]]></category>
		<category><![CDATA[Charles Darwin]]></category>
		<category><![CDATA[illuminaty]]></category>
		<category><![CDATA[konspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[neo darwinisme]]></category>
		<category><![CDATA[perang dunia ii]]></category>
		<category><![CDATA[X-Men]]></category>
		<category><![CDATA[zionis]]></category>
		<category><![CDATA[zionisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penarevolusi.wordpress.com/?p=665</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kita membahas tentang Charles Darwin pada Bagian-1, selanjutnya yang akan kita bahas adalah tentang foto kedua, yaitu Albert Einstein. Salah seorang fisikawan jenius yang pernah dinobatkan sebagai manusia abad ke-20 oleh majalah Times. Einstein adalah seorang Yahudi fanatik, sebagaimana pengakuannya dalam salah satu suratnya, &#8220;In my whole life I have never felt so Jewish [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=665&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/x-men-23.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-666" title="x-men-23" src="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/x-men-23.jpg?w=280&#038;h=187" alt="" width="280" height="187" /></a>Setelah kita membahas tentang Charles Darwin pada Bagian-1, selanjutnya yang akan kita bahas adalah tentang foto kedua, yaitu Albert Einstein. Salah seorang fisikawan jenius yang pernah dinobatkan sebagai manusia abad ke-20 oleh majalah Times. Einstein adalah seorang Yahudi fanatik, sebagaimana pengakuannya dalam salah satu suratnya, &#8220;In my whole life I have never felt so Jewish as now.&#8221; (Dalam seluruh hidupku, belum pernah aku merasa begitu Yahudi seperti sekarang). Berbeda dengan Charles Darwin yang memiliki backgroud Nasrani. Walaupun berlatar-belakang agama kristus, namun santer dinyatakan bahwa Darwin di akhir hidupnya telah murtad dari akidah gereja ini. Hal tersebut seperti yang ditegaskan Ernst Mayr –pendiri neo-Darwinisme– yang mengakui bahwa Charles Darwin adalah seorang atheis. Ernst berkata, &#8220;Jelas bahwa Darwin kehilangan imannya di tahun 1836-1839…&#8221;</p>
<p>Di Jerman, nama Einstein pernah terdaftar dalam list target pembunuhan, kepalanya dihargai $ 5.000. Ia lalu berhijrah ke Amerika Serikat ketika Adolf Hitler berkuasa pada tahun 1933 dan tidak kembali lagi ke Jerman. Ia menetap di AS dan menjadi warga negara pada tahun 1940.<span id="more-665"></span> Pada malam Perang Dunia II, ia membantu mengingatkan Presiden Franklin D. Roosevelt bahwa Jerman mungkin akan mengembangkan senjata atom, dan merekomendasikan agar Amerika Serikat memulai penelitian serupa, hal ini akhirnya menyebabkan apa yang akan menjadi Proyek Manhattan. Dalam film ini tidak dipaparkan mengenai filsafat Einstein berikut pemikirannya. Film ini lebih cenderung menyoroti &#8216;buah karya&#8217; Einstein itu sendiri yaitu bom atom, oleh karenanya Sebastian selaku biang-kerok perang dalam film ini menyatakan,</p>
<p>&#8220;We are the children of the Atom… What will kill the humans, will only make us stronger.&#8221;</p>
<p>(Kita adalah anak-anak Atom… Apa yang dapat membunuh manusia, hanya akan membuat kita lebih kuat).</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-24.jpg" alt="" width="360" height="186" /></p>
<p>Albert Einstein memang tidak secara langsung berpartisipasi dalam penemuan bom atom, namun dengan teori relativitasnya itu, ia turut berperan dalam memfasilitasi perkembangannya. Hingga pada tahun 1954 –setahun sebelum ia meninggal dunia– Einstein berujar kepada teman lamanya Linus Pauling bahwa ia seolah merasa berdosa ketika mengusulkan AS untuk membuat bom atom. Ia berkata, &#8220;I made one great mistake in my life when I signed the letter to President Roosevelt recommending that atom bombs be made. But there was some justification, the danger that the Germans would make them&#8230;&#8221; (Aku pernah melakukan kesalahan besar dalam hidupku, yaitu saat kutulis surat kepada presiden Roosevelt merekomendasikan pembuatan bom atom. Hanya saja ada beberapa pembenaran, yaitu bahaya –yang mengancam– jika Jerman yang akan membuatnya…).</p>
<p>Senjata nuklir merupakan sebuah senjata pemusnah massal yang paling efektif sekaligus instant dalam men-&#8217;delete&#8217; sebuah komunitas kehidupan. Dalam sejarah, hanya Amerika satu-satunya negara yang pernah menggunakan bom ini dalam peperangan. Dalam sejarah pula, hanya Amerika makhluk tunggal yang pernah memakai senjata nuklir untuk pembunuhan manusia secara massif. Pertama pada tanggal 6 Agustus 1945 –menjelang akhir Perang Dunia-II– saat Amerika menggunakan bom bernama &#8216;Little Boy&#8217; untuk meledakkan kota Hiroshima. Dan yang kedua, pada tanggal 9 Agustus 1945 saat Amerika menggunakan bom bernama &#8216;Fat Man&#8217; untuk melumatkan kota Nagasaki. Walaupun lantaran musibah tersebut dapat mengusir penjajah sipit dari bumi Nusantara, serta membawa maslahat bagi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, namun kejahatan Amerika sampai kapan pun tetap saja tak manusiawi.</p>
<p>Dalam film X-Men kali ini, provokasi untuk melangsungkan Perang Dunia ke-III digembor-gemborkan dengan lantangnya. Sebastian di sini mengambil peran dalam mengadu domba antara Rusia dan Amerika agar terjadi perang nuklir antar mereka. Sebastian memainkan cover both sides dari kedua belah pihak dan berhasil memaksa kolonel Hendry –salah seorang jajaran militer AS– untuk menyetujui proposal peletakan rudal &#8216;Jupiter&#8217; milik AS di Turki. Selain itu, Sebastian juga mampu mengintimidasi kebijakan militer Rusia untuk menempatkan nuklir mereka di Cuba, karena kawasan tersebut strategis dan dekat dengan Florida. Semua itu ia lakukan untuk membumi-hanguskan ras manusia hingga generasi Mutant dapat menjadi penguasa.</p>
<p>Namun yang perlu digarisbawahi adalah; bahwa perang menurut sebagian orang memang sengaja diciptakan untuk dijadikan semacam &#8216;ritual&#8217; guna memenuhi ambisi mereka. Di antara sekian banyak ambisi pencipta perang adalah mengeliminasi manusia-manusia terbelakang dari dunia dan menjadikan bumi ini hanya untuk golongan manusia kelas unggul. Kalaupun ada manusia kelas rendah yang masih bertahan, mereka hanya akan diperbudak dan hidup dalam lingkaran penjajahan. Pada perkembangan selanjutnya, upaya seperti ini lebih dikenal dengan nama &#8220;Depopulation Program&#8221; atau proyek penekanan dan pengurangan populasi penduduk dunia.</p>
<p>Depopulation Program memiliki sub-varian yang bermacam-macam; mulai dari program Keluarga Berencana yang sengaja dicanangkan untuk membatasi jumlah kelahiran, ada juga yang melewati peracunan sistemik yang bertahap dengan memasukkan zat-zat berbahaya semacam Aspartame dan MSG (vetsin) ke dalam makanan, atau dengan menciptakan virus-virus bid&#8217;ah yang mematikan semacam HIV, Flu Babi (Influenza A sub-tipe H1N1, H1N2, H3N1, H3N2, H2N3) dan juga Flu Burung (sub-tipe H5, H7, H5N1, H5N2, H7N3). Penyebaran virus semacam ini pun dapat dengan mudah bersembunyi di balik kedok imunisasi, vaksinasi hingga dengan cara yang terang-terangan seperti Chemtrails.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-38.jpg" alt="" width="360" height="233" /></p>
<p>Anehnya, virus mematikan seperti ini hanya menjangkit negara-negara berkembang saja. Flu Burung misalkan, hingga 6 Juni 2007 WHO mencatat sebanyak 310 kasus dengan 189 angka kematian. Dan korban paling banyak berasal dari Indonesia, Vietnam, Mesir dan Thailand.</p>
<p>Namun di antara sekian banyak derivat Depopulation Program, cara yang paling ampuh, cepat dan efisien adalah dengan menciptakan perang berdarah. Baik itu perang secara agresi militer semacam War on Terror maupun perang saudara yang sengaja dipicu dengan motif adu domba. Oleh karenanya, perang nuklir di sini merupakan tindak-lanjut dari teori evolusi yang salah satu mekanismenya adalah &#8216;seleksi alam&#8217;. Setelah tahap &#8216;seleksi alam&#8217; ini, akan ada sebuah golongan yang dikalahkan, dibunuh dan ditindas. Namun akan muncul juga golongan yang bangkit, bertahan hidup dan menjadi penguasa. Itulah maksud ucapan Erik ketika berkata,</p>
<p>&#8220;We&#8217;re the next stage of human evolution&#8221;</p>
<p>(Kita adalah evolusi tahap lanjut manusia).</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-25.jpg" alt="" /></p>
<p>Jika merujuk akar sejarah Depopulation Program, ia merupakan proyek rahasia yang berangkat dari keyakinan pagan yang ingin memelihara keselarasan populasi manusia dengan bumi; dengan cara membuat bumi hanya dihuni oleh setengah miliyar manusia saja. Di puncak bukit Elbert Country Georgia-AS, sebuah situs modern setinggi hampir enam meter yang terdiri dari enam buah batu granit raksasa berbentuk persegi menguatkan asumsi ini. Pasalnya, terdapat 10 pesan rahasia terukir di atas permukaan setiap empat batu yang berdiri yang tertulis dalam delapan bahasa berbeda, yaitu Inggris, Spanyol, Swahili, Hindi, Ibrani, Arab, Cina dan Rusia. Sedangkan di sisi samping bagian batu paling atas yang terlentang terdapat tulisan dengan aksara kuno seperti Hieroglyph, Sanskerta, Babylon dan Yunani.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-26.jpg" target="_blank"><img class="aligncenter" src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-26.jpg" alt="" width="441" height="538" /></a></p>
<p>Situs yang kemudian familiar dengan nama Georgia Guidestones ini sering disebut juga dengan Ten Commandments of The New World Order, atau &#8220;Sepuluh Perintah Tata Dunia Baru&#8221;. Tidak lain karena pesan misterius yang terukir dalam batu tersebut mengandung sepuluh titah –yang jika diringkas dalam bahasa Indonesia– di antara artinya; Memelihara jumlah ras manusia di bawah angka 500.000.000 agar bisa memelihara keselarasan dengan alam, berkembang-biak dengan bijaksana, agar senantiasa kuat dan mengedepankan keragaman, menyatukan kemanusiaan dalam satu bahasa universal yang baru, dan janganlah menjadi kangker yang menggerogoti bumi, tinggalkan ruangan untuk alam, tinggalkan ruangan untuk alam.</p>
<p><a href="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-26.jpg" target="_blank"><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-27.jpg" alt="" /></a></p>
<p>Selengkapnya, Sepuluh Titah Tata Dunia Baru –versi bahasa Inggris– yang tertulis di atas batu tersebut berbunyi,</p>
<ol>
<li>Maintain humanity under 500,000,000 in perpetual balance with nature.</li>
<li>Guide reproduction wisely— improving fitness and diversity.</li>
<li>Unite humanity with a living new language.</li>
<li>Rule passion— faith— tradition— and all things with tempered reason.</li>
<li>Protect people and nations with fair laws and just courts.</li>
<li>Let all nations rule internally resolving external disputes in a world court.</li>
<li>Avoid petty laws and useless officials.</li>
<li>Balance personal rights with social duties.</li>
<li>Prize truth— beauty— love— seeking harmony with the infinite.</li>
<li>Be not a cancer on the earth— Leave room for nature— Leave room for nature.</li>
</ol>
<p>Salah satu pesan yang ingin disampaikan film ini adalah upaya penekanan jumlah manusia di bawah titik setengah milyar melalui perang nuklir. Lalu negara mana saja yang kini tengah mengembangkan teknologi ini? Sejak pengeboman Hiroshima dan Nagasaki, senjata nuklir telah diledakkan di lebih dari dua ribu kali untuk tujuan pengujian dan demonstrasi. Hanya beberapa negara diduga memiliki senjata ini; seperti Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris, Perancis, Republik Rakyat Cina, India, Pakistan, dan Korea Utara. Selain itu, Israel juga diyakini secara luas memiliki senjata nuklir meskipun mereka tidak mengakuinya. Satu negara lagi yaitu Afrika Selatan, telah mengaku memiliki senjata nuklir, namun proyek tersebut telah dibongkar dan diserahkan kepada perlindungan internasional.</p>
<p>Di antara negara pemilik nuklir di atas, satu-satunya negara yang paling sewot adalah Amerika. Negara ini ingin memonopoli manifestasi nuklir dan mengebiri segala kemajuan negara lain dalam pengembangan bidang nuklir. Seperti Iran yang diakui telah mengayak uranium guna menciptakan energi nuklir untuk tujuan damai namun selalu mendapat kekangan dari Amerika melewati &#8216;boneka manisnya&#8217; bernama PBB. Pertanyaan selanjutnya adalah; siapa sebenarnya Amerika? Atau lebih spesifik lagi; siapa pemegang kekuasaan di Amerika? Yang selama ini Amerika dikenal sebagai negara paling cerewet karena selalu ikut campur, intervensi, sekaligus sok sibuk mengurusi setiap kebijakan dan urusan internal &#8216;rumah tangga&#8217; sebuah negara. Sebelum menjawab pertanyaan ini, perlu digarisbawahi juga, bahwa &#8216;Amerika&#8217; disini tidak bisa dipukul-rata, karena banyak rakyat Amerika sendiri yang menjadi korban kelaliman pemimpin mereka dan bersikap kontra terhadap kebijakan White House.</p>
<p><strong>&#8220;Mereka&#8221; yang Bermain di Balik Layar</strong></p>
<p>Dari pemaparan sebelumnya kita telah memahami banyak tentang Darwinisme, New Age, Depopulasi, serta asas-asas materialisme yang menjadi akidah bersama bagi kaum Atheis. Pertanyaan selanjutnya yang lebih penting adalah; siapa yang menjadi dalang di balik semua ini? Jika di awal tulisan penulis menyinggung tentang Zionis dan Freemason, maka tidaklah berlebihan jika merekalah play-maker sebenarnya. Hanya saja, Zionis maupun Freemason adalah satu dari sekian banyak tarekat atheis yang memusuhi segala bentuk Ketuhanan. Di sana masih banyak secret society yang bergerak dengan cara mereka masing-masing dalam rangka bersama membangun sebuah Tata Dunia Baru. Mereka memiliki common enemy bernama &#8216;Agama&#8217;, mereka memiliki falsafah generik dan tujuan yang sama untuk menuhankan diri sendiri dan memperbudak orang lain.</p>
<p>Namun jika dinyatakan bahwa &#8216;mereka&#8217; yang bermain di balik layar itu adalah Amerika, itu juga benar. Karena Amerika sendiri didirikan oleh orang-orang Freemason yang memiliki falsafah serupa dengan Zionis. Freemason-Amerika dengan Zionis-Israel ibarat empat titik sudut dalam sebuah kesatuan persegi yang tak dapat dipisahkan. Lebih jelasnya, mari kita ulas kembali dengan pisau analisa &#8220;X-Men First Class&#8221; karena dalam film ini juga ditampilkan dengan vulgar simbol-simbol &#8216;mereka&#8217;. Lalu mari kita simak dengan teliti percakapan yang terjadi antara Charle Xavier dengan Erik di bawah ini,</p>
<p>&#8220;I could feel them, their aspirations, their hopes, their ambitions. I tell you, we&#8217;ve started something incredible, Erik. We can help them.&#8221; –&#8221;Can we?&#8221;</p>
<p>(Aku bisa merasakan &#8216;mereka&#8217;; aspirasi ;mereka&#8217;, harapan &#8216;mereka&#8217;, ambisi &#8216;mereka&#8217;. Menurutku kita sedang mulai suatu kegiatan yang luar biasa Erik. Kita bisa menolong mereka.&#8221; –&#8221;Benarkah?&#8221;)</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-28.jpg" alt="" /></p>
<p>Siapa sebenarnya &#8216;mereka&#8217; yang dimaksud dalam percakapan di atas? Jawabannya akan kita ketahui dari seting lokasi syuting yang dipilih sutradara ketika adegan tersebut berlangsung. Maka kita dapatkan bahwa Xavier ketika berbicara tentang &#8216;mereka&#8217; secara sentral matanya tertuju dan wajahnya menghadap kepada Washington Monument yang ada di depannya. Selain itu, persis di antara Xavier dan Erik terdapat papan catur dengan motif Checkered Board yang seharusnya tak perlu ada. Pemirsa pada umumnya mungkin menyangka bahwa Erik dan Xavier hanya duduk-duduk santai sembari ngobrol dan main catur. Tapi sebenarnya papan hitam-putih itu sengaja di letakkan di situ agar mengukuhkan bahwa &#8216;mereka&#8217; yang dimaksud dalam naskah percakapan itu adalah orang-orang Freemason.</p>
<p>Indikasi tersebut dikuatkan dengan tugu Obelisk yang juga dijadikan sebagai monumen untuk mengingat perjuangan George Washington sang founding father Amerika. Obelisk sendiri adalah simbol pagan yang kemudian diadopsi oleh Freemason selain simbol-simbol lainnnya semacam Pyramid dan Sphinx. Lantas untuk mengenang Washington kenapa harus bangunan Obelisk yang dipilih sebagai monumen? Jawabannya sangat sederhana, karena Washington sendiri adalah seorang Freemason! Dan 9 founding father Amerika lainnya juga anggota Freemason. Mereka adalah; Benjamin Franklin, William Ellery, John Hancock, Joseph Hewes, William Hooper, Robert Paine, Richard Stockton, George Walton dan William Whipple. Jadi Amerika adalah negara yang dibangun oleh kaum Mason. Oleh karenanya, negara ini juga sering disebut sebagai &#8220;The Great Lodge of Masonic World&#8221; atau &#8220;Loji Induk Masonik Dunia&#8221;.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-29.jpg" alt="" /></p>
<p>Hal tersebut bukanlah berlebihan, apalagi jika kita cermati lembaran uang kertas satu dollar Amerika, dimana simbol dan semboyan pagan yang diadopsi Freemason tertera jelas dalam Great Seal yang menjadi segel resmi negara Paman Sam tersebut. Dalam uang satu dollar juga didapati simbol heksagram (bintang David) yang semakin memperkuat asumsi bahwa Amerika dan Zionis ibarat dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan. Selain itu, perbincangan Xavier dengan Erik ini berlangsung di Lincoln Memorial. Sebuah monumen yang dibangun untuk mengenang presiden Amerika ke-16; Abraham Lincoln. Dan merupakan sebuah &#8216;kebetulan&#8217; bahwa Lincoln lahir bersamaan dengan Charles Darwin pada tanggal 12 Februari 1809.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-30.jpg" alt="" /></p>
<p>Kemudian, monumen pagan yang dibangun dengan motif kuil Doric Yunani ini disinyalir memiliki banyak isyarat dan simbologi pada bangunannya. Di antaranya capture tata-letak bangunannya jika di lihat dari atas; maka kawasan Lincoln Memorial, Washington Monument, The Capitol (White House) dan daerah sekitar The Mal, jika ditarik garis penghubung di antara titik lokasinya, akan terlihat gambar Pentagram dan Heksagram. Dan tentunya, tidak ada sebuah bangunan yang tercipta asal-asalan tanpa maksud, apalagi perancang bangunannya adalah kaum Mason. Bukankah kata &#8216;Freemason&#8217; itu sendiri memiliki arti &#8216;tukang bangunan yang independen?&#8217; jadi lengkaplah sudah bukti-bukti yang menguatkan bahwa kaum Mason adalah oknum sentral yang mengendalikan Amerika.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-31.jpg" alt="" /></p>
<p>Sedikit menyinggung tentang sosok Abraham Lincoln, penembakan terhadap dirinya hingga kini masih misterius. Kasus pembunuhan Lincoln saat ini menjadi kasus yang tak terungkap (Dark Case). Banyak opini beredar yang menyatakan bahwa Lincoln dibunuh oleh kaum Mason, ada juga yang menyatakan bahwa Lincoln sendiri sebenarnya anggota Freemason namun &#8216;murtad&#8217; dan karena itu pula akhirnya ia dibunuh kaki-tangan Freemason.</p>
<p>Dalam film &#8220;Transformers-3 Dark of The Moon&#8221; dan juga dalam serial kartunnya, patung Lincoln ini ditembak dan dihancurkan oleh Megatron –tokoh antagonis pemimpin Decepticon– lalu kursinya diduduki Megatron sambil mengawasi para Decepticon yang datang dari bulan menuju bumi untuk mengambil-alih kekuasaan planet ini serta memperbudak umat manusia. Entah apakah maksud adegan tersebut bahwa setiap Presiden Amerika harus patuh akan titah Freemason sehingga yang membelot harus dimusnahkan, atau ada maksud yang lain? Tentu saja dalam dunia konspirasi kita takkan bisa memecahkan segala misteri dengan jawaban seratus persen yakin. Tapi yang jelas, nyaris mustahil untuk seseorang bisa menduduki Oval Office (kantor presiden AS) kecuali mendapat sokongan dari kaum Mason.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-32.jpg" alt="" /></p>
<p>Dari sekian banyak indikator di atas, inti yang bisa ditangkap adalah; kita dapat mengetahui siapa sesungguhnya &#8216;mereka&#8217; yang selama ini memboncengi pemerintahan Amerika dalam memonopoli percaturan politik dunia. Dan jika kita kembali ke awal tulisan tentang teori evolusi, maka kita akan temukan realita yang mencengangkan. Karena teori evolusi ini sebenarnya bukanlah &#8216;murni&#8217; penemuan Charles Darwin. Tidak lain Darwin hanya mengekor serta mengembangkan gagasan dan pemikiran kakeknya yang bernama Erasmus Darwin. Lantas dari mana Erasmus Darwin mendapatkan gagasan tentang evolusi dan dari mana minatnya akan subjek ini datang?</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-33.jpg" alt="" /></p>
<p>Dalam menjawab pertanyaan ini, penulis Muslim produktif asal Turki bernama Adnan Oktar –yang lebih dikenal dengan Harun Yahya– berkomentar; &#8220;Setelah pencarian saksama akan jawaban pertanyaan ini, kami menemukan fakta penting bahwa Erasmus Darwin adalah seorang Mason. Namun, ia pun bukan sekedar Mason biasa, ia adalah salah seorang Imam tertinggi di organisasi ini. Ia adalah Imam dari loji Canongate yang terkenal di Edinburg, Skotlandia. Lebih jauh lagi, ia memiliki hubungan erat dengan kaum Mason Jacobin yang menjadi pengorganisir revolusi di Prancis saat itu, dan dengan ‘Illuminati’, yang tujuan utamanya adalah membantu pengembangan kebencian terhadap agama. Artinya, Erasmus Darwin adalah nama penting dalam organisasi-organisasi anti-agama di Masonik Eropa.&#8221;</p>
<p><strong>New World Order; Paham Kuno, Tampilan Baru</strong></p>
<p>Agaknya penulis tidak perlu memperpanjang lagi dalam membahas sepak terjang kaum anti-Tuhan dalam mewujudkan impian mereka membangun sebuah imperialisme sekuler yang terlepas dari segala ikatan Samawi. Di akhir pembahasan ini, penulis hanya ingin menegaskan tentang visi-misi yang mereka perjuangkan serta kolerasi terhadap sejarah masa lampau dan yang akan datang dengan menyatakan bahwa apa yang mereka usung sekarang bukanlah suatu hal yang baru. Dunia kini sedang mengulang sejarahnya kembali!</p>
<p>Dan seperti biasa, kali ini penulis juga memulainya dengan menggunakan kacamata analisa yang terdapat dalam skenario film ini. Maka perhatikanlah perkataan Sebastian Shaw dalam adegannya ketika mendatangi CIA dimana kumpulan remaja Mutant tengah berkumpul di situ. Ia berkata dengan kalimat yang sarat dengan kesombongan dan nafsu memperbudak serta ingin dituhankan,</p>
<p>&#8220;My friends, there&#8217;s a revolution coming. When mankind discovers who we are, what we can do. Each of us will face a choice. Be enslaved, or rise up to rule. Choose freely, but know that if you are not with us, then by definition you are against us. So, you can stay, and fight for the people who hate, and fear you. Or you can join me. And live like kings… And Queens.&#8221;</p>
<p>(Teman-teman, revolusi telah tiba, saat manusia menyadari siapa kita dan apa kemampuan kita. Masing-masing dari kita menghadapi pilihan. Menjadi budak atau bangkit berkuasa. Silahkan pilih. Tapi jika kalian tak bersama kami, berarti kalian melawan kami. Jadi kalian bisa tetap di sini dan berjuang demi orang yang membenci dan takut pada kalian, atau kalian bisa bergabung bersamaku dan hidup seperti raja&#8230; dan ratu).</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-34.jpg" alt="" /></p>
<p>Percakapan di atas adalah yang paling penting untuk diketahui. Karena ini menyangkut agenda yang <span style="text-decoration:underline;">Telah, Sedang dan Akan</span> selalu diperjuangkan kaum atheis sepanjang masa. Dalam naskah di atas, kita dapat menyimpulkan beberapa poin penting, di antaranya;</p>
<p>Pertama, &#8220;Ketika Manusia Sadar Akan Kemampuan Kita&#8221; (When mankind discovers who we are, what we can do)</p>
<p>inilah puncak kesombongan sebuah makluk, ketika dia menganggap mampu berkuasa terhadap segalanya. Lalu bandingkan dengan perkataan Fir&#8217;aun;</p>
<p>وَنَادَى فِرْعَوْنُ فِي قَوْمِهِ قَالَ يَا قَوْمِ أَلَيْسَ لِي مُلْكُ مِصْرَ وَهَذِهِ الأَنْهَارُ تَجْرِي مِنْ تَحْتِي أَفَلا تُبْصِرُونَ &#8211; أَمْ أَنَا خَيْرٌ مِنْ هَذَا الَّذِي هُوَ مَهِينٌ وَلا يَكَادُ يُبِينُ (الزخرف : 51-52)</p>
<p><em>Dan Fir&#8217;aun berseru kepada kaumnya (seraya) berkata, &#8220;Hai kaumku, bukankah kerajaan Mesir Ini kepunyaanku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku; Maka apakah kamu tidak melihat(nya)? – Bukankah Aku lebih baik dari orang yang hina ini dan yang hampir tidak dapat menjelaskan (perkataannya)?&#8221;</em> (QS. al-Zukhruf [43] : 51-52)</p>
<p>Sungai Nil adalah sumber kehidupan bagi rakyat Mesir di era Fir&#8217;aun hingga era Mubarak dan akan terus berkelanjutan hingga masa yang telah ditentukan Allah. Disini Fir&#8217;aun dengan pongahnya menolak dakwah Nabi Musa Kalimullah dan menyatakan bahwa Fir&#8217;aun-lah satu-satunya pengendali mutlak kehidupan bangsa Mesir. Fir&#8217;aun ingin menunjukkan kepada rakyatnya bahwa dialah yang memiliki &#8216;Kemampuan&#8217; bukan Nabi Musa &#8216;alahissalamyang menurutnya rendah dan hina –na&#8217;udzubillah–. Namun akhir hayat setiap durjana selalu mengenaskan, hingga kemudian hari Fir&#8217;aun sendiri mati tenggelam di perairan laut merah lalu jasadnya dimuntahkan oleh lautan yang hingga kini mayatnya masih tersimpan utuh di Museum Nasional Mesir yang terletak di kawasan Tahrir Square .</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-35.jpg" alt="" /></p>
<p>Kedua, &#8220;Semua Orang Menghadapi Pilihan; Menjadi Penguasa atau Menjadi Budak.&#8221; (Each of us will face a choice. Be enslaved, or rise up to rule.)</p>
<p>Biasanya, seorang diktator lalim yang ingin berkuasa selalu memberikan tawaran kepada orang-orang yang akan direkrut. Ia pun lalu memberikan iming-iming imbalan kenikmatan duniawi. Tawaran menggiurkan ini tidak mudah ditolak kecuali oleh manusia yang tahan godaan, karena mereka tahu bahwa segala kenikmatan yang diberikannya tak lebih dari fatamorgana sesaat. Dan orang-orang yang menolak untuk mengikutinya, tentu saja akan disiksa dan diperbudak. Lalu samakanlah perkataan Sebastian di atas dengan perilaku Dajjal dalam hadits di bawah ini,</p>
<p>عَنْ رِبْعِىِّ بْنِ حِرَاشٍ قَالَ اجْتَمَعَ حُذَيْفَةُ وَأَبُو مَسْعُودٍ فَقَالَ حُذَيْفَةُ « لأَنَا بِمَا مَعَ الدَّجَّالِ أَعْلَمُ مِنْهُ إِنَّ مَعَهُ نَهْرًا مِنْ مَاءٍ وَنَهْرًا مِنْ نَارٍ فَأَمَّا الَّذِى تَرَوْنَ أَنَّهُ نَارٌ مَاءٌ وَأَمَّا الَّذِى تَرَوْنَ أَنَّهُ مَاءٌ نَارٌ فَمَنْ أَدْرَكَ ذَلِكَ مِنْكُمْ فَأَرَادَ الْمَاءَ فَلْيَشْرَبْ مِنَ الَّذِى يَرَاهُ أَنَّهُ نَارٌ فَإِنَّهُ سَيَجِدُهُ مَاءً ». قَالَ أَبُو مَسْعُودٍ هَكَذَا سَمِعْتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ.</p>
<p>Hadits riwayat Imam Muslim –<em>Dari Rib&#8217;iy bin Hirasy berkata; (suatu saat) Hudzaifah tengah berkumpul dengan Abu Mas&#8217;ud, lalu berkatalah Hudzaifah; Aku lebih mengetahui perihal Dajjal daripada ia. Sesungguhnya Dajjal itu memiliki &#8216;sungai air&#8217; dan &#8216;sungai api&#8217;. Apa yang kalian lihat sebagai api, sesungguhnya itu adalah air. Dan yang kalian lihat sebagai air, itu sesungguhnya api. Maka barang siapa di antara kalian yang menginginkan air lalu mendapatinya, maka minumlah dari apa yang kalian lihat sebagai api, karena itu sesungguhnya air. Lalu Abu Mas&#8217;ud berkata; beginilah aku mendengar Nabi Muhammad –shalallahu &#8216;alaihi wa sallam– bersabda.</em> (Shahih Muslim, Kitab al-Fitan wa Asyrath al-Sa&#8217;ah – Bab Dzikri Dajjal wa Shifatuhu wa Ma Ma&#8217;ahu).</p>
<p>Di akhir zaman nanti, Dajjal akan menawarkan dua opsi bagi setiap manusia, &#8216;api&#8217; atau &#8216;air&#8217;. Pengikut Dajjal tentunya akan memilih &#8216;air kenikmatan&#8217; yang akan diberikan di dunia ini, namun di akhirat yang mereka dapatkan hanyalah api neraka. Sedangkan orang mukmin yang bertakwa, berani memilih &#8216;api siksaan&#8217; karena mereka yakin di akhirat akan mendapatkan surga yang di bawahnya mengalir sungai Salsabila.</p>
<p>Lantas masalah perbudakan di zaman sekarang jangan melulu ditafsirkan secara rigid. Karena secara kontekstual, perbudakan di masa kini tak lain adalah pemberian hutang dari negara kuat dengan dalih &#8216;bantuan&#8217; kepada negara lemah nan miskin dengan bunga riba yang sengaja dibina dan takkan pernah terbayarkan selamanya. Ketergantungan seperti inilah yang akan menciptakan adanya &#8216;negara tuan&#8217; dan &#8216;negara budak&#8217;, di mana &#8216;negara tuan&#8217; hanya tinggal menunggu setoran minyak bumi dan hasil tambang dari &#8216;negara budak&#8217; hingga seluruh Sumber Daya Alamnya tersedot habis.</p>
<p>Ketiga, &#8220;Tidak Bersama Kami, Berarti Melawan Kami&#8221; (Choose freely, but know that if you are not with us, then by definition you are against us.)</p>
<p>Ini adalah penegasan dari sebelumnya, bahwa setiap orang yang mencoba untuk menghadang langkah &#8216;mereka&#8217;, berarti memilih untuk menjadi rival, oposisi, lawan dan musuh bebuyutan bagi &#8216;mereka&#8217; yang berkuasa. Konsekuensinya, kelompok lawan tersebut akan mendapat tamparan keras sebagai balasan akan &#8220;pembelotan&#8221;nya. Maka cermati apa yang dilakukan raja Babilon, Namrudz la&#8217;natullah terhadap Khalilurrahman Ibrahim –&#8217;alihissalam– ketika beliau menolak tunduk terhadap kekafiran Namrudz,</p>
<p>فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَنْ قَالُوا اقْتُلُوهُ أَوْ حَرِّقُوهُ فَأَنْجَاهُ اللَّهُ مِنَ النَّارِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ (العنكبوت : 24)</p>
<p>Maka tidak adalah jawaban kaum Ibrahim <em>&#8216;alahissalam</em>, selain mengatakan, <em>&#8220;Bunuhlah atau bakarlah dia&#8221;, lalu Allah menyelamatkannya dari api. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang beriman.</em> (QS. al-Ankabut [29] : 24)</p>
<p>Saat itu umat Nabi Ibrahim &#8216;alahissalamtelah menyekutukan Allah, lantas mereka membakar &#8220;Ayah Para Nabi&#8221; ini lantaran beliau tak sudi mengikuti paganisme Babilon. Sama halnya dengan Namrudz zaman sekarang seperti George W. Bush yang membunuh ribuan umat bertauhid lantaran mereka menentang keserakahan ambisinya. Maka sangat masyhur ungkapan Bush yang menyatakan,</p>
<p>“Every nation in every region now has a decision to make: Either you are with us, or you are with the terrorist. From this day forward, any nation that continues to harbor or support terrorism will be regarded by the United States as a hostile regime.”</p>
<p>(Setiap bangsa di mana pun juga kini harus membuat sebuah keputusan; apakah kalian bersama &#8220;kami&#8221; atau bersama teroris, Mulai hari ini dan seterusnya, setiap negara yang menyembunyikan atau mendukung terorisme, akan dianggap oleh Amerika Serikat sebagai rezim yang melawan).</p>
<p>Maling teriak maling, teroris teriak teroris, itulah Namrudz.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-36.jpg" alt="" /></p>
<p>Keempat, &#8220;Bersama Kami, Hidup Bagaikan Raja dan Ratu&#8221; (Or you can join me. And live like Kings… And Queens)</p>
<p>Ini adalah konsekuensi kedua, ketika seseorang lebih cinta terhadap dunia, rela kepada kekufuran dan memilih imbalan manusia daripada Allah ta&#8217;ala. Maka ia akan mendapatkan segala kenikmatan dunia, kedudukan tinggi di dunia, hidup bagaikan raja dan ratu di dunia. Namun di akhirat kelak, semuanya akan berbalik 180 derajat. Maka cermatilah perkataan Fir&#8217;aun yang akan memberikan imbalan besar kepada para penyihirnya jika mereka dapat mengalahkan Mukjizat Nabi Musa.</p>
<p>وَجَاءَ السَّحَرَةُ فِرْعَوْنَ قَالُوا إِنَّ لَنَا لأَجْرًا إِنْ كُنَّا نَحْنُ الْغَالِبِينَ &#8211; قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ لَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ (الأعراف : 113 &#8211; 114)</p>
<p><em>Dan beberapa ahli sihir itu datang kepada Fir&#8217;aun mengatakan, &#8220;(Apakah) Sesungguhnya kami akan mendapat upah, jika kamilah yang menang?&#8221; &#8211; Fir&#8217;aun menjawab, &#8220;Ya, dan Sesungguhnya kamu benar-benar akan termasuk orang-orang yang dekat (kepadaku)&#8221;.</em> (QS. al-A&#8217;raf [7] : 113-114)</p>
<p>Fir&#8217;aun berkata kepada para penyihirnya bahwa mereka akan menjadi orang-orang yang dekat kepadanya (hidup seperti raja) sama persis dengan perkataan Sebastian Shaw yang berujar, &#8220;And live like kings… And Queens.&#8221; Namun yang perlu diketahui, bahwa para penyihir Fir&#8217;aun tersebut ketika berhadapan langsung dengan Nabi Musa, seketika saja mereka memeluk Akidah Tauhid dan melawan Fir&#8217;aun yang menyebabkan mereka akhirnya dibunuh secara keji dan syahid di atas tiang salib.</p>
<p>قَالَ آمَنْتُمْ لَهُ قَبْلَ أَنْ آذَنَ لَكُمْ إِنَّهُ لَكَبِيرُكُمُ الَّذِي عَلَّمَكُمُ السِّحْرَ فَلَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ مِنْ خِلافٍ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ فِي جُذُوعِ النَّخْلِ وَلَتَعْلَمُنَّ أَيُّنَا أَشَدُّ عَذَاباً وَأَبْقَى (طه : 71)</p>
<p><em>Berkata Fir&#8217;aun, &#8220;Apakah kamu Telah beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu sekalian. Sesungguhnya ia adalah pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepada kalian. Maka Sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kalian dengan bersilang secara bertimbal balik, dan sesungguhnya aku akan menyalib kalian pada pangkal pohon kurma dan sungguh akan kalian ketahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksanya&#8221;.</em> (QS. Thaha [40] : 71)</p>
<p>Ayat tersebut menjelaskan bahwa Fir&#8217;aun menuduh Nabi Musa &#8216;alahissalammelakukan sihir, padahal Fir&#8217;aun sendiri &#8216;rajanya&#8217; tukang sihir. Dari dulu hingga sekarang sama saja, penyihir teriak penyihir, teroris teriak teroris, itulah Fir&#8217;aun.</p>
<p>Dari sini kita sadar, bahwa kaum anti-Tuhan selalu memiliki ideologi yang sama dari masa ke masa, bahkan perilaku dan lagak bicaranya pun serupa, hanya oknum saja yang berebeda. Selain itu kita sadar juga bahwa Al-Qur&#8217;an dan Sunnah telah mengabarkan kita tentang hal tersebut. Lagi-lagi semua kembali kepada kita, siapa yang akan kita ikuti dan opsi mana yang akan kita pilih; semua &#8216;bebas&#8217; untuk menentukan pilihan masing-masing. Tak perlu ditakuti tentang Namrudz dan Fir&#8217;aun karena mereka telah tiada dan zaman mereka pun telah berakhir. Namun di masa depan masih ada Dajjal yang akan segera muncul. Apakah umat manusia siap untuk menolak &#8216;air&#8217; yang ia tawarkan dan berani memilih &#8216;api&#8217;-nya?</p>
<p>Dan sebelum mengakhiri tulisan ini, penulis ingin menyitir perkataan Harun Yahya yang sangat penting untuk kita ketahui bersama, bahwa beliau berkata; &#8220;Orang Muslim yang menganggap evolusi sebagai teori yang tak berbahaya, sekalipun sangat berseberangan dengan fakta penciptaan, lalu berdiam diri dan menyaksikannya berkembang, sebenarnya sedang membantu teori itu mencengkeram masyarakat secara lebih luas dan lebih kuat. Jadi, mereka sedang membiarkan paham atheisme tumbuh lebih kuat. Karena alasan ini, kaum Muslimin harus mengerti filsafat yang mendasari teori ini. Evolusi adalah filsafat materialis yang diungkapkan secara &#8216;ilmiah&#8217;. Filsafat materialis pada gilirannya, sesungguhnya berarti paham atheisme.&#8221;</p>
<p>Pernyataan yang senada diutarakan juga oleh Dr. Yusuf al-Qaradhawi dalam bukunya &#8220;Fiqh al-Lahwi wa al-Tarwih&#8221; (Fikih Hiburan dan Entertainment) dimana beliau melarang kartu permainan Pokemon dan serial televisinya karena mengandung banyak unsur negatif untuk anak-anak. Alasan pertama, permainan kartu Pokemon dianggap terlarang karena mengandung unsur judi di dalamnya, dan jelas, judi (al-qimar wa al-maysir) diharamkan secara eksplisit dalam Surat al-Maidah [5] ayat: 90. Yang kedua, dalam serial televisi Pokemon berikut kartu permainannya terdapat simbol seperti bintang David dan syiar-syiar Israel, Freemason serta ajaran Shinto. Dan jika anak-anak dalam masa pubertas &#8216;mengkonsumsi&#8217; tontonan seperti ini akan memberi dampak negatif dalam jiwa mereka yang membekas dalam kurun waktu sangat lama.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-37.jpg" alt="" /></p>
<p>Dan ketiga, dalam serial Pokemon terdapat bahaya yang mengancam akidah anak-anak, karena di dalamnya terdapat ajaran Darwinisme yang menjejali pikiran mereka bahwa yang Kuat dapat bertahan hidup dengan menumpas yang Lemah sebagaimana mekanisme seleksi alam. Selanjutnya, Syaikh al-Qaradhawi memaparkan dampak negatif lainnya yang menyerang pikiran anak-anak sehingga mempengaruhi akhlak dan akalnya.</p>
<p>Dengan demikian, pernyataan saintis Muslim sekelas Harun Yahya berikut tandasan Sang Mufti sekaliber Syaikh Yusuf al-Qaradawi, memperkuat argumen bahwa tulisan ini bukan sekedar lebay belaka. Tulisan ini hanyalah respon spontan yang mencoba untuk membuka celah kecil dari sekian banyak kebenaran yang tersembunyi, supaya kita umat Islam tidak terus-menerus dikelabuhi oleh media massa yang ingin memperbudak kita. Dan agar kita tidak selamanya dijadikan bahan tertawaan oleh kaum atheis-propagandis yang terlalu lama mempermainkan kita. Wal-akhir, semua kembali kepada pribadi kita masing-masing untuk bangun dan sadar akan tipuan yang terus mengepung di sekeliling kita. <em>Wallahu Ta&#8217;ala A&#8217;lam bi-s-Shawab.</em> [my]</p>
<p>Referensi:</p>
<ul>
<li>Al-Qur&#8217;an al-Karim dan Terjemahannya</li>
<li>Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad al-Qurthuby, &#8220;Al-Jami&#8217; li Ahkam Al-Qur&#8217;an&#8221;</li>
<li>Abu al-Husain bin al-Hajjaj bin Muslim (Imam Muslim), &#8220;Al-Jami&#8217; al-Shahih (Shahih Muslim)&#8221;</li>
<li>Abu al-Fida&#8217; Ismail bin Umar bin Katsir al-Dimasyqi (Ibnu Katsir), &#8220;Qashash al-Anbiya&#8217;&#8221;</li>
<li>Abu al-Fida&#8217; Ismail bin Umar bin Katsir al-Dimasyqi (Ibnu Katsir), &#8220;Tafsir Al-Qur&#8217;an al-Adzim&#8221;</li>
<li>Abu Ja&#8217;far Muhammad bin Jarir al-Thabary, &#8220;Jami&#8217; al-Bayan fi Ta&#8217;wil Al-Qur&#8217;an&#8221;</li>
<li>Adian Husaini, &#8220;Nurcholish Madjid: Kontroversi Kematian dan Pemikirannya&#8221; (.ppt file)</li>
<li>Adnin Armas, &#8220;Modernisasi dan Islamisasi&#8221; (.ppt file)</li>
<li>Harun Yahya, &#8220;Ancaman Global Freemasonry&#8221;</li>
<li>Harun Yahya, &#8220;Keruntuhan Teori Evolusi&#8221;</li>
<li>Harun Yahya, &#8220;Mengapa Darwinisme Beretentangan dengan Al-Qur&#8217;an?&#8221;</li>
<li>Harun Yahya, &#8220;Menyibak Tabir Evolusi&#8221;</li>
<li>Rizki Ridyasmara, &#8220;Codex; Konspirasi Jahat di Atas Meja Makan Kita&#8221;</li>
<li>Su&#8217;ud Shabry, &#8220;Al-Ifta&#8217; &#8216;Inda Syaikh al-Qaradhawi, al-Manhaj wa al-Tathbiq&#8221;</li>
<li>The Arrival, a film by Noreagaa &amp; Achernahr Production</li>
<li>Davidicke.com</li>
<li>Wikipedia.com</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Oleh <strong>Musa Yusuf</strong> (YM/FB: yusuf_677@yahoo.com)</p>
<p>You may also read the original article<a href="http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/membongkar-propaganda-anti-tuhan-dalam-film-x-men-first-class-bagian-2-tamat.htm" target="_blank"> HERE</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penarevolusi.wordpress.com/665/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penarevolusi.wordpress.com/665/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penarevolusi.wordpress.com/665/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penarevolusi.wordpress.com/665/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penarevolusi.wordpress.com/665/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penarevolusi.wordpress.com/665/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penarevolusi.wordpress.com/665/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penarevolusi.wordpress.com/665/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penarevolusi.wordpress.com/665/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penarevolusi.wordpress.com/665/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penarevolusi.wordpress.com/665/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penarevolusi.wordpress.com/665/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penarevolusi.wordpress.com/665/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penarevolusi.wordpress.com/665/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=665&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/22/einstein-nuklir-dan-depopulasi-propaganda-atheisme-dalam-film-x-men-part-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa48b09bcf66a86bbe3737b80e11f562?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">penarevolusi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/x-men-23.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">x-men-23</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-24.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-38.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-25.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-26.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-27.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-28.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-29.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-30.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-31.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-32.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-33.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-34.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-35.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-36.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-37.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Propaganda Anti-Tuhan dalam Film &#8220;X-Men First Class&#8221; (Bagian I)</title>
		<link>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/22/propaganda-anti-tuhan-dalam-film-x-men-first-class-bagian-i/</link>
		<comments>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/22/propaganda-anti-tuhan-dalam-film-x-men-first-class-bagian-i/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 08:52:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penarevolusi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mengulik Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Wajib Tau!]]></category>
		<category><![CDATA[Atheis]]></category>
		<category><![CDATA[Charles Darwin]]></category>
		<category><![CDATA[Evolusi]]></category>
		<category><![CDATA[illuminaty]]></category>
		<category><![CDATA[konspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[new world order]]></category>
		<category><![CDATA[X-Men]]></category>
		<category><![CDATA[zionis]]></category>
		<category><![CDATA[zionisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penarevolusi.wordpress.com/?p=661</guid>
		<description><![CDATA[Hingga kini masih banyak orang yang menganggap bahwa film hanyalah sebuah tontonan yang bersifat konsumsi untuk sekedar hiburan semata. Menganggap jika film hanyalah sarana untuk melenturkan otot-otot syaraf dari ketegangan menghadapi rutinitas harian. Dan tidak sedikit publik yang mengingkari bahwa sebuah film ternyata banyak menyimpan pesan-pesan yang ingin ditanamkan secara halus oleh produsen di bawah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=661&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/x-men-1.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-662" title="x-men-1" src="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/x-men-1.jpg?w=320&#038;h=170" alt="" width="320" height="170" /></a>Hingga kini masih banyak orang yang menganggap bahwa film hanyalah sebuah tontonan yang bersifat konsumsi untuk sekedar hiburan semata. Menganggap jika film hanyalah sarana untuk melenturkan otot-otot syaraf dari ketegangan menghadapi rutinitas harian. Dan tidak sedikit publik yang mengingkari bahwa sebuah film ternyata banyak menyimpan pesan-pesan yang ingin ditanamkan secara halus oleh produsen di bawah alam sadar para penonton.</p>
<p>Dalam membahas perfilman, pikiran kita akan ditarik secara paksa kepada industri raksasa perfilman dunia bernama Hollywood. Karena dunia telah mengakui betapa hebatnya mereka membuat adegan film dengan skala teknologi animasi yang utra-canggih. Tapi kini, harusnya kita mulai membuka mata bahwa hasil karya mereka tercipta bukan tanpa maksud, film yang mereka ciptakan bukan terlahir di atas awang-awang semata, dan skenario yang mereka garap tercipta bukan <em>by accident</em> tapi <em>by-design</em>.<span id="more-661"></span></p>
<p>Jika hal ini kita sepakati, maka yang harus kita ketahui selanjutnya adalah; siapa yang &#8216;mendesain&#8217; sebuah film? Siapa orang-orang yang berdiri di balik layar besar Hollywood? Apa tujuan mereka? Ambisi serta langkah apa yang mereka tempuh untuk mencapai tujuan tersebut?</p>
<p>Dari pembacaan ini, penulis mencoba menjawab pertanyaan sederhana di atas melalui kacamata &#8220;X-Men First Class&#8221; yang merupakan salah satu &#8216;hasil karya&#8217; <em>up-to-date</em> yang cukup relevan untuk dijadikan batu pijakan guna memahami karya-karya Hollywood lainnya.</p>
<p>&#8220;X-Men First Class&#8221; adalah salah satu sub-tema terbaru di antara film X-Men lainnya semisal &#8220;X-Men The Last Stand&#8221; dan &#8220;X-Men the Origin: Wolverine&#8221; yang telah diproduksi tahun-tahun sebelumnya. Dalam film ini dikisahkan tentang awal-mula terbentuknya sebuah kumpulan Mutant di bawah naungan sekolah yang diasuh oleh Profesor X. Kisah X-Men sendiri berasal dari komik terbitan Marvel. Oleh karenanya, ketika diangkat ke layar lebar, 21st Fox Century harus menyertakan Marvel Entertainment dan Dune Entertainment sebagai mitra asosiasi guna menggarap film ini.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-2.jpg" alt="" /></p>
<p>Dalam awal cerita, kita akan diperkenalkan dengan seorang anak kecil bernama Erik Lensherr dengan lokasi cerita di Polandia tahun 1944. Erik jua lah yang nantinya akan mengakhiri kisah dalam film ini. Boleh dikatakan, film ini secara garis besar ingin mengisahkan bagaimana lika-liku Erik dalam menjalani hidupnya. Rasa sedih, dendam, amarah dan ambisi yang ingin ia capai. Lantas, siapa sebenarnya Erik?</p>
<p>Jika mengikuti alur cerita, kita akan tahu bahwa Erik adalah Magneto Junior, hanya saja ini bukan yang akan kita bahas. Namun pembahasan kita terkait pesan-pesan tersembunyi yang diperankan oleh Erik dan lakon-lakon lainnya baik itu pesan berupa ucapan, kalimat, tindakan, maupun simbol.</p>
<p>Belum sampai dua menit, Anda akan diperlihatkan sebuah simbol yang terdapat pada baju yang dipakai Erik, yang tentunya kita semua telah mengenal baik simbol ini. Ya, itu adalah logo heksagram, logo bintang David yang telah menjadi plakat resmi Zionisme Internasional. Sebuah simbol resmi bendera Israel. Simbol tersebut seolah menandakan bahwa dalam cerita ini, pergerakan Zionisme diperankan oleh Erik.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-3.jpg" alt="" /></p>
<p>Perlu diketahui juga, bahwa Erik dan keluarganya dalam film ini dikisahkan sebagai tawanan Nazi, dan itu berhubungan erat dengan cerita konyol Holocaust dimana para Zionis berupaya untuk mengais simpati dunia bahwa mereka adalah kaum tertindas yang berhak &#8216;merebut&#8217; tanah Palestina. Namun tentu saja ini logika keliru, karena yang pernah menindas Israel adalah Jerman dan bukan Palestina.</p>
<p>Baik, kita &#8216;pause&#8217; adegan Erik sampai di sini, lalu kita beralih ke seting lokasi di Westchester New York tahun 1944. Disini kita akan menyaksikan sebuah adegan dimana seorang anak kecil bernama Charles Francis Xavier tidur lelap di atas kasurnya, ia lalu terhenyak kaget ketika mendengar suara mencurigakan datang dari arah dapur. Kontan Charles Xavier beranjak dari ranjang untuk memastikan suara apa itu? Setibanya di dapur ia baru tahu, ternyata ada maling kecil yang menyusup ke rumahnya untuk mencuri makanan.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-6.jpg" alt="" /></p>
<p>Pencuri tersebut tak ubahnya seorang Mutant bertubuh biru dengan kemampuan mengubah wujudnya seperti siapa saja, layaknya iblis yang mampu berubah wujud dan menyamar. Tapi jika diperhatikan lebih detail lagi, ternyata lantai dapur di rumah Xavier tersebut memiliki motif yang sudah tidak asing lagi, yaitu &#8216;Checkered Floor&#8217; alias lantai hitam-putih ciri khas Freemason yang selalu menjadi motif lantai dalam loji tempat mereka &#8216;beribadah&#8217;.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-4.jpg" alt="" /></p>
<p>Lantai hitam-putih dalam keyakinan Freemason diyakini sebagai simbol persilangan dua alam, yaitu alam nyata dan alam gaib, atau lebih tepatnya; antara alam manusia dan alam jin (al-tsaqalain). Lantai hitam-putih acap kali disisipkan dalam perfilman dan konser musik. Dalam adegan kali ini, terlihat jelas bahwa Xavier –sebagai manusia– tengah &#8216;bertemu&#8217; dengan Raven, sebuah makhluk bertubuh biru yang dikesankan seperti jin.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-5.jpg" alt="" /></p>
<p>Albert Pike, seorang Freemason derajat-33 dan juga pendiri gerakan rasialis KKK (Ku Klux Kan) menyatakan bahwa Freemason hampir seluruhnya diasaskan oleh Kabbala. Artinya, ritual kaum Mason tak kan jauh dari praktik sihir berikut simbol-simbol warisan paganisme Babilon dan Mesir kuno. Motif &#8216;lantai hitam-putih&#8217; juga digunakan pada adegan ketika Erik –yang telah dewasa– berada di sebuah bar di Villa Gesell-Argentina ketika mencari Sebastian Shaw.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-7.jpg" alt="" /></p>
<p>Dan jika kita kembali lagi ke kamar Xavier persis sebelum adegan pertemuannya dengan Raven, maka perhatikan apa yang terdapat di atas meja di dekat ranjang Xavier. Di situ terdapat tiga buah foto, dan penulis yakin, setidaknya publik sangat akrab dengan dua wajah dari ketiga foto itu, yang satu sebelah pojok kiri adalah Charles Darwin, dan yang sebelah pojok kanan adalah Albert Einstein. Apa hubungannya dengan Xavier? Lantas, mengapa ada persamaan dengan nama depan mereka; &#8216;Charles&#8217; Darwin dan &#8216;Charles&#8217; Xavier? Dan apakah semua itu kebetulan?</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-8.jpg" alt="" /></p>
<p>Untuk ukuran seorang anak kecil, lebih cocok jika Xavier meletakkan foto kedua orang-tuanya di figura tersebut, karena sungguh janggal jika seorang anak SD meletakkan foto Darwin dan Einstein dalam bingkai foto privat seolah kedua orang tersebut adalah orang tuanya. Mungkin jika sepintas dilihat, penonton tidak terlalu memperhatikan foto tersebut, dan terbesit jika itu hanyalah foto-foto famili atau orang tuanya, namun sekali lagi, itu bukanlah foto keluarganya, lantas kenapa harus Darwin dan Einstein foto yang dipilih sang sutradara untuk diletakkan di atas meja Xavier?</p>
<p>Dari empat hal inilah setidaknya kita akan mengetahui pesan rahasia yang tersembunyi dalam film X-Men First Class ini, pertama adalah logo Heksagram (bintang David) yang mewakili gerakan Zionisme, kedua adalah lantai hitam-putih sebagai simbol gerakan Freemasonry, ketiga adalah Charles Darwin dan keempat adalah Albert Einstein. Hingga akhir cerita film ini, semua akan berkait-kelindan dengan empat unsur tersebut, saling berhubungan dan menuju kepada sebuah pesan subliminal yang dibisikkan secara halus ke dalam pikiran jutaan penonton.</p>
<p><strong>Darwinisme; dari Evolusi Hingga Mutasi</strong></p>
<p>Penulis akan memulainya dengan Charles Darwin terlebih dahulu. Mendengar namanya, seketika kita akan teringat tentang teori evolusi. Dan jika kita pernah belajar Biologi di bangku sekolah tentang adanya seleksi alam, yaitu pertarungan antar makhluk hidup guna mempertahankan spesis masing-masing, maka lupakan teori tersebut. Atau jika kurikulum yang kita pelajari dulu mencekoki kita tentang bagaimana manusia berevolusi dari kera menjadi manusia, maka buang jauh-jauh dogma itu dan jangan diwariskan kepada keturunan kita. Cukup sampai di sini kita ditipu mentah-mentah oleh teori Darwin ini.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-9.jpg" alt="" /></p>
<p>Darwinisme sejatinya ingin menegaskan bahwa alam ini tercipta secara kebetulan tanpa adanya The Creator. Dalam kamus akidah Islam, kata &#8216;kebetulan&#8217; itu tak pernah ada, karena itu bertentangan dengan pokok Iman terhadap Qadha&#8217; dan Qadar. Selanjutnya, teori Darwin ini kemudian menjadi filsafat materialisme dan rasisme yang diadopsi oleh Neo-Fir&#8217;aun semacam Adolf Hitler. Hitler beranggapan bahwa bangsa Aria adalah ras unggul yang paling berhak memiliki dan mengatur dunia. Maka jangan heran jika dalam film yang tengah kita kupas ini, berkali-kali ditampilkan simbol Nazi yang nota-bene adalah kendaraan Hitler sekaligus piranti untuk menerjemahkan filsafat Darwin dalam bentuk Perang Dunia-II.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-10.jpg" alt="" /></p>
<p>Selain swastika Nazi, di sini juga dapat dijumpai simbol komunisme berupa &#8216;Palu dan Celurit&#8217;. Dan jika kita bahas tentang komunisme, lazimnya kita merujuk kepada penggagas komunisme itu sendiri yaitu Karl Marx. Dialah orang pertama yang memahami sumbangsih besar Darwin terhadap paham materialisme. Karl Marx menunjukkan simpatinya kepada Darwin dengan mempersembahkan karya terbesarnya Das Kapital kepada Darwin. Dalam edisi bahasa Jerman dari buku tersebut, yang ia kirim kepada Darwin ia menulis: &#8220;Dari seorang pengagum setia Charles Darwin&#8221;. Maka tak heran jika Karl Marx pernah berujar bahwa &#8220;Agama adalah Candu&#8221;. Karena Marxisme sejatinya merupakam paham yang menolak keterlibatan agama dalam urusan dunia. Itu sebabnya, ajaran evolusi yang juga menafikan paham ketuhanan ini searah dengan jalur pemikiran Karl Marx.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-11.jpg" alt="" /></p>
<p>Teori dan konsep evolusi secara vulgar ditegaskan dalam film ini, jelas tersirat dalam percakapan antara Erik dengan Schmidt (juga dipanggil Sebastian Shaw) –yang merupakan pejabat Nazi– ketika ia bertutur kepada Erik,</p>
<p>&#8220;Genes are the keys that unlocks the door to a new age, Erik. A new future for mankind. Evolution.&#8221;</p>
<p>(Gen adalah kunci untuk membuka pintu menuju era baru, Erik. Masa depan baru bagi umat manusia. Evolusi.)</p>
<p>Dalam scene tersebut, Sebastian memaksa Erik untuk mengeluarkan kemampuannya, memaksa Erik untuk menjadi pengikutnya, demi sebuah tujuan, yaitu membuka tata dunia baru (New Age) yang ia sebut sebagai &#8220;Evolusi&#8221;. Evolusi dalam tafsiran Nazi berarti merujuk kepada teori Darwin bahwa sebuah spesis yang unggul dan kuat untuk tetap survive harus membunuh spesis lainnya yang lebih rendah dan lemah. Inilah yang kemudian disebut sebagai &#8220;Teori Eugenetika&#8221;, yaitu membuang orang-orang berpenyakit dan cacat, serta &#8216;memperbaiki&#8217; ras manusia dengan memperbanyak jumlah individu sehat. Sebagaimana hewan jenis unggul dapat dibiakkan dengan mengawinkan induk-induk hewan yang sehat, maka berdasarkan teori ini, ras manusia pun dapat diperbaiki melalui cara yang sama.</p>
<p>Ideologi Darwin yang dianut Nazi terbaca jelas dalam buku Adolf Hitler berjudul Mein Kampf (perjuanganku), dimana Hitler termasuk golongan yang &#8216;terilhami&#8217; oleh teori seleksi alam tersebut. Hingga pada rapat umum partai Nazi di Nuremberg tahun 1933, Hitler mengumandangkan bahwa: &#8220;Ras yang lebih tinggi memperbudak ras yang lebih rendah…&#8221;</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-22.jpg" alt="" /></p>
<p>Selain &#8220;Evolusi&#8221;, pada percakapan di atas juga disebutkan tentang &#8220;New Age&#8221; sebagai konsep masa depan umat manusia. Di sini penulis akan sedikit menyinggung tentang hakekat &#8220;New Age&#8221; dan &#8220;New Age Movement&#8221;. Istilah ini digunakan sejak 1809 oleh William Blake yang menggambarkan era kedatangan kemajuan spiritual dan artistik. Gerakan New Age adalah gerakan spiritual Barat yang dikembangkan pada paruh kedua abad-20. Ajaran utamanya memiliki gambaran sebagai pemaduan kedua tradisi spiritual metafisik Timur dan Barat yang bertujuan untuk menciptakan spiritualitas tanpa batas atau dogma yang inklusif dan pluralistik (terbuka dan mejemuk). New Age juga menekankan bahwa pikiran, tubuh serta roh saling berkaitan, meyakini adanya suatu bentuk Monisme (realitas fundamental; mungkin itu Tuhan, jiwa atau materi) serta kesatuan seluruh alam semesta.</p>
<p>Menurut penulis Nevill Drury, asal-usul gerakan ini dapat ditemukan pada abad 18 dan 19, terutama melalui karya-karya esoteris Emanuel Swedenborg, Franz Mesmer, Helena Blavatsky dan George Gurdjieff, yang meletakkan beberapa prinsip filosofis dasar yang kemudian mempengaruhi gerakan ini. Beberapa elemen gerakan New Age awalnya muncul di abad-19. Seperti dalam gerakan Metafisis semacam Spiritualisme, Teosofi dan New Thought. Dan dalam gerakan pengobatan alternatif seperti Chiropractics dan Naturopati. Gerakan-gerakan ini memiliki akar di berbagai tradisi esoterik atau okultisme (ilmu gaib) Barat, seperti seni hermetik astrologi, sihir, alkimia, dan Kabbalah.</p>
<p>Dalam kesimpulannya, kita akan mengetahui bahwa New Age adalah semacam keyakinan yang bersifat plural dan general. Hal tersebut tergambar jelas dalam deskripsi konsep Theisme yang mendefinisikan Tuhan sebagai gagasan abstrak bersifat umum yang dapat dipahami dalam banyak cara. Sedangkan dalam konsep hubungan interpersonal, penganut gerakan New Age mengakui secara penuh kesetaraan kaum perempuan dalam segala aspek kehidupan. Dan mengakui segala jenis orientasi seksual seseorang baik heteroseksual, homoseksual (gay/lesbian) hingga biseksual. Sama halnya dalam masalah gender, apakah seseorang tersebut cisgender, transgender, atau interseksual yang semuanya ditujukan sebagai sarana pengembangan spiritual.</p>
<p>Puncaknya, kita akan mengetahui hakekat New Age dari konsep &#8220;Eklektisisme&#8221;-nya yang menyatakan bahwa spiritualitas New Age dicirikan oleh pendekatan individu untuk praktek spiritual dan filsafat serta penolakan doktrin agama. &#8220;Eklektisisme&#8221; sendiri adalah upaya untuk melakukan pilihan serta penggabungan antara beberapa bagian dari bermacam-macam aliran dan corak dari filsafat. New Age Movement sepintas mungkin terdengar rumit, tapi inti daripada gerakan ini adalah penolakan terhadap segala jenis agama dan dogma dengan merobohkan tembok pembatas antar akidah dengan cukup memaknai hidup secara esensial saja.</p>
<p>Di Indonesia, gerakan seperti ini terwujud dalam beberapa pokok dogma seperti Liberalisme-Pluralisme-Sekularisme. Karena dalam asumsi mereka semua agama itu sama. Shalat itu yang penting esensinya yaitu dzikir dan ingat kepada Tuhan dan tidak perlu menggunakan ritual semacam ruku&#8217; dan sujud. Pada konsep selanjutnya mereka juga menciptakan produk bernama &#8220;Fikih Lintas Agama&#8221; yang merupakan kajian absurd karena memaksakan adanya &#8220;Fikih&#8221; di setiap agama. Padahal jelas, Ilmu Fikih itu sendiri hanya dimiliki Islam, lantas bagaimana mungkin tercipta sebuah &#8216;lintasan&#8217; multi-agama jika terma Fikih sendiri tak pernah dikenal oleh non-Muslim?</p>
<p>Baik, itulah gambaran singkat tentang New Age. Selanjutnya kita akan kembali mengulas percakapan antara Sebastian dan Erik, yaitu saat Sebastian Shaw menegaskan kepada Erik,</p>
<p>&#8220;It&#8217;s a simple thing I ask of you. A little coin is nothing compared to a big gate.&#8221;</p>
<p>(Ini hanya perkara sederhana yang kuminta darimu. Koin kecil tak ada apa-apanya dibandingkan pintu gerbang yang besar).</p>
<p>Dalam percakapan ini Sebastian mengungkapakan kata &#8220;Big gate&#8221;. Sebuah &#8220;Gerbang Besar&#8221; yang akan mengantarkan umat manusia kepada New Age, atau lebih tepatnya New World Order dengan cara evolusi, bertarung, membunuh, dan bertahan. Ini berhubungan erat dengan adegan-adegan selanjutnya, tentang Depopulasi Penduduk, tentang pemusnahan ras manusia secara massal. Hanya saja di paragraf ini penulis ingin kembali menyoroti tentang kata &#8216;Big Gate&#8217; tersebut.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-12.jpg" alt="" /></p>
<p>Dalam film-film Hollywood lainnya, kesan &#8216;Big Gate&#8217; sering ditampilkan dengan dua buah menara kembar. Bahkan selain lantai hitam-putih, &#8216;dua tiang&#8217; atau &#8216;menara ganda&#8217; juga terdapat di altar loji para Freemason.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-13.jpg" alt="" /></p>
<p>Dua Tiang yang disebut dengan Boaz and Jachin ini juga diyakini sebagai representasi dari The Gate of Solomon Temple.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-14.jpg" alt="" /></p>
<p>Namun dalam film ini, Big Gate lebih dikesankan sebagai gerbang menuju Tata Dunia Baru, untuk membukanya seseorang harus rela berkorban dan memberikan tumbal. Tapi pengorbanan kecil tersebut tak sebanding dengan kenikmatan yang akan diraih nanti tatkala Gerbang tersebut terbuka. Dalam adegan ini, &#8216;Gate&#8217; hanya digambarkan dengan sebuah pintu kaca sederhana. Lalu, setelah Sebastian membunuh ibu Erik –sebagai tumbal– dan mampu memancing Erik mengeluarkan kemampuan mutant-nya, ia pun mengajak Erik memasuki &#8216;dunia barunya&#8217; seraya berkata,</p>
<p>&#8220;Outstanding, Erik! So we unlock your gift with anger. Anger and pain. You and me, we&#8217;re going to have a lot of fun together.&#8221;</p>
<p>(Luar biasa, Erik! Kita telah membuka bakatmu lewat amarah. Amarah dan rasa sakit. Kau dan aku, kita akan banyak bersenang-senang).</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-15.jpg" alt="" /></p>
<p>Jika kita telah memahami hal ini, maka film-film Hollywood lainnya pun tak jauh beda karena di balik semuanya terdapat oknum yang sama, yaitu Freemason. dan mereka hanya mengubah sedikit bentuk gerbangnya sesuai dengan alur cerita, namun semua &#8216;Gate&#8217; yang ditampilkan menuju makna yang sama; yaitu mediasi penghubung antara dua dimensi atau kehidupan.</p>
<p>Kembali kepada teori Darwin tentang seleksi alam, doktrin ini cukup mendapat ruang yang luas dan berhasil merekrut banyak pengikut pada akhir abad ke-19 di saat masyarakat masih terbelakang dan &#8216;mudah dibohongi&#8217;, hingga akhirnya disadari bahwa seleksi alam tidak mampu mendorong terjadinya evolusi, akhirnya para penganut Darwinisme (kaum evolusionis) memunculkan konsep &#8220;Mutasi&#8221; dalam teori mereka di abad ke-20. Mutasi adalah perubahan yang terjadi pada gen (DNA) makhluk hidup karena pengaruh luar seperti radiasi. Evolusionis menyatakan perubahan ini menyebabkan organisme berevolusi.</p>
<p>Akan tetapi, berbagai penemuan ilmiah menolak pernyatan ini, sebab semua mutasi yang pernah diketahui hanya menyebabkan kerugian pada makhluk hidup. Semua mutasi yang terjadi pada manusia mengakibatkan kelainan mental maupun fisik seperti Down Syndrome, tubuh pendek, atau penyakit lain seperti kanker. Dengan demikian, mutasi adalah kecelakaan genetis yang terjadi pada makhluk hidup. Sama halnya dengan segala jenis kecelakaan, mutasi hanya menyebabkan gangguan dan kerusakan. Itu artinya, evolusi melalui mutasi adalah hal yang mustahil.</p>
<p>Kisah X-Men sendiri adalah cerita tentang sekumpulan manusia yang terkena mutasi (Mutant). Para Mutant ini selalu menyembunyikan jati diri mereka agar terlihat normal. Namun anehnya, Mutant di sini digambarkan sebagai orang yang justru memiliki talenta dan kelebihan tersendiri, seperti dapat menghilang, memiliki telepati, dapat terbang, pengatur badai, memiliki tenaga magnet, dan seterusnya. Padahal, proses mutasi seharusnya menjadikan seorang Mutant menjadi cacat. Maka bukanlah kebetulan jika dalam film ini konsep mutasi kembali ditegaskan oleh Sebastian Shaw saat menunjukkan kemampuan mutasi Emma kepada Kolonel Hendry dalam kalimatnya,</p>
<p>&#8220;Magnificent, isn&#8217;t she, Bob? Genetic mutation, the evolution of Human Genome.&#8221;</p>
<p>(Luar biasa kan? Mutasi genetik, evolusi gen manusia).</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-16.jpg" alt="" /></p>
<p>Sebastian dalam cerita ini adalah tokoh antagonis utama yang ingin mengadu-domba antara Amerika dan Rusia agar terjadi perang antar mereka. Sebastian memiliki tiga mitra loyalis, di antaranya adalah Azazel, seorang Mutant berwujud red devil karena berkulit merah dan memiliki ekor yang runcing. Hanya saja ia tak bertanduk. Kata &#8220;Azazel&#8221; sendiri, merupakan sebutan untuk Iblis dedengkotnya setan yang menolak sujud kepada Nabi Adam &#8216;alaihissalam. Jika kita rujuk kepada kitab-kitab tafsir –semisal karangan Imam al-Qurthuby, Ibnu Katsir dan Imam al-Thabary– kita akan mendapatkan atsar Abdullah bin Abbas yang mengatakan bahwa iblis sebelum melakukan maksiat ia bernama Azazel (عزازيل), namun ketika menolak perintah Allah, ia pun dilaknat dan disebut sebagai; iblis. Kata &#8216;iblis&#8217; secara linguistik berarti &#8216;yang terputus rahmatnya dari Allah&#8217;. Namun jika melihat indikator lainnya tentang kentalnya corak Darwinisme, penggunaan tokoh Azazel dalam film ini lebih ditujukan kepada penolakan akan penciptaan Nabi Adam itu sendiri.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-17.jpg" alt="" /></p>
<p>Selain Azazel, Sebastian juga memiliki asisten bernama Emma. Seorang wania Mutant yang mampu membaca dan mengkontrol pikiran orang lain (mind control) layaknya kemampuan yang dimiliki Charles Francis Xavier (Professor X). Namun yang menarik adalah, istri Charles Darwin ternyata juga bernama Emma, dan putera Charles Darwin yang menulis buku &#8220;The Life and Letters of Charles Darwin&#8221; bernama Francis. Lagi-lagi kita bertanya, Apakah ini semua kebetulan? Charles, Francis, Emma? Lantas apa maksud di balik semua ini?</p>
<p>Merujuk lagi masalah mutasi, motif seperti ini sama persis dengan cerita rekaan Hollywood lainnya, dimana proses mutasi atau musibah yang menimpa seseorang justru menjadikan mereka menjadi super hero. Seperti kisah Peter Parker yang digigit laba-laba berdampak justru bukan negatif, tapi malah memberikan kekuatan laba-laba hingga bisa menjadi Spiderman. Atau Clark Kent yang terkena radiasi Crypton bukannya cacat tapi malah menjadi Superman. Memang benar semua ini adalah kisah fiktif, tapi sekali lagi, cerita bohongan tersebut berhubungan erat dengan konsep evolusi. Dan jika modus ini diulang dan terus diulang, maka secara perlahan publik dengan sendirinya akan membenarkan konsep mutasi-evolusi tanpa disadari.</p>
<p>Maka jika dipahami, film X-Men ini sebenarnya disokong oleh kaum evolusionis-materialis. Dan konsep dari evolusi –sebagaimana yang dituturkan Darwin dalam bukunya &#8220;The Descent of Man&#8221;– yaitu mengajarkan bahwa manusia dan kera berasal dari satu nenek moyang yang sama. Para pengikut Darwin juga telah berusaha untuk memperkuat kebenaran pernyataan tersebut. Tetapi, walaupun telah melakukan berbagai penelitian, pernyataan &#8220;evolusi manusia&#8221; belum pernah dilandasi oleh penemuan ilmiah yang nyata khususnya di bidang fosil.</p>
<p>Tapi, meskipun kaum Darwinis tak pernah berhasil menyadurkan bukti ilmiah untuk membuktikan teori mereka, mereka sangat berhasil dalam satu hal; yaitu Propaganda! Mereka sangat ahli berbohong dengan menciptakan fosil palsu dengan mengkombinasikan antara tengkorak Simpanse dengan rahang manusia. Mereka adalah orang-orang yang ahli berkonspirasi dengan menciptakan &#8220;Pohon Evolusi Manusia&#8221; yang menggambarkan penjelmaan manusia dari kera. Dan mereka tidak hanya licik berdusta, namun juga mampu menjejali pikiran kaum cendikia dengan ideologi ini melalui institusi pendidikan dan kurikulum sekolahan.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-18.jpg" alt="" /></p>
<p>Manipulasi gambar dan fosil hingga sekarang masih menjadi trade-mark Darwinisme. Dalam film ini, unsur tersebut ditampakkan secara jelas dalam ruang belajar Charles Xavier. Dimana Xavier berperan sebagai profesor muda dalam bidang genetik dari Universitas Oxford, sebuah Universitas kawakan dunia tempat melahirkan kaum intelek. Hanya saja yang ingin ditegaskan dalam film ini, bahwa Xavier adalah seorang Darwinis, dan teori Darwinisme adalah konsep ilmiah yang diakui kaum saintis terpelajar.</p>
<p>Roger Morneau, salah seorang mantan anggota perkumpulan rahasia penyembah setan dalam sebuah wawancara eksklusif –yang kemudian rekaman videonya diadopsi The Arrivals part-31 (The Great Deception)– membeberkan sebuah fakta mengejutkan terkait agenda yang dicanangkan secret society tersebut dalam upaya menghilangkan keyakinan terhadap Tuhan melewati teori evolusi. Roger dalam wawancara tersebut berujar, &#8220;…To destroy the bible without burning it through the theory of evolution.&#8221; (Memusnahkan bibel tanpa membakarnya yaitu dengan memperkenalkan teori evolusi manusia). Bibel sesat yang telah diselewengkan itu saja hendak diberangus ajarannya, bagaimana dengan Al-Qur&#8217;an yang masih orisinil serta di dalamnya terdapat hidayah dan hikmah? Tentu saja &#8220;penanggulangannya&#8221; akan lebih ekstra.</p>
<p>Roger kemudian menegaskan bahwa setan secara langsung mengajari Darwin perihal teori ini, seraya berkata, &#8220;Satan taught Charles Darwin personally in setting up the principles of the theory of evolution.&#8221; (Setan telah mengajari Charles Darwin secara langsung dalam membangun prinsip teori evolusi). Lalu ia mengukuhkan, bahwa setiap orang yang mengajarkan teori ini akan mendapat &#8220;hadiah&#8221; istimewa dari setan sendiri, &#8220;Anyone teaching the theory of evolution is considered to be a minister of that great religious system.&#8221; (Siapa saja yang mengajarkan teori evolusi ini, dianggap sebagai seorang menteri dalam sistem &#8216;agama&#8217; ini).</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-20.jpg" alt="" /></p>
<p>Kemudian untuk lebih detailnya, lihatlah materi yang dipelajari Charles Xavier serta cermatilah adegan saat Xavier membaca buku bahan thesisnya tersebut. Ia membaca,</p>
<p>&#8220;To Homo neanderthalensis, his mutant cousin Homo sapiens, was an aberration. Peaceful co-habitation, if ever it existed, was short lived. Records show, without exception that the arrival of the mutated human species in any region was followed by the immediate extinction of their less evolved kin.&#8221;</p>
<p>(Bagi species Hominian, sepupunya yang bermutasi, Homo Sapiens (manusia) adalah penyimpangan. Kehidupan damai bersama di antara keduanya, jika pernah ada, hanya berlangsung singkat. Catatan sejarah, tanpa terkecuali, menunjukkan kehadiran spesis manusia yang bermutasi di wilayah manapun akan diikuti dengan kepunahan spesis kerabat terakhir yang berevolusi).</p>
<p>Isi buku Xavier tersebut mengingatkan kita pada &#8220;pelajaran&#8221; tentang manusia purba yang ditemukan fosilnya di Mojokerto dan dinamakan &#8220;Pithecanthropus Erectus&#8221; atau sering disebut juga dengan &#8220;Homo Erectus&#8221;. Hingga di kemudian hari ditemukan tengkorak yang mirip dengannya di dekat desa Ngandong, yang juga terletak di lembah Bengawan Solo hingga dinamakan sebagai &#8220;Homo Soloensis&#8221;. Homo Erectus dan Homo Soloensis digambarkan sebagai manusia purba dengan peradaban primitif, kolot dan berfisik setengah kera. Padahal, dalam Al-Qur&#8217;an satu-satunya manusia kera adalah bangsa Yahudi yang melanggar perintah Allah kemudian dikutuk menjadi kera sebagai hukuman di dunia. Dan tentunya, mereka tidak berkembang-biak juga tidak mewariskan ke-Kera-annya kepada orang lain. (Lihat; al-Baqarah [2] ayat 65, al-Maidah [5] ayat 60 dan al-A&#8217;raf [7] ayat 166).</p>
<p>Kajian &#8216;manusia purba&#8217; yang sama sekali tidak ilmiah tersebut menandakan bahwa Darwinisme telah mengakar kuat di bumi Nusantara sejak puluhan tahun silam. Dan ini bertentangan langsung dengan konsep dasar penciptaan manusia yang memiliki asal-usul dari Nabi Adam &#8216;alaihissalam. karena Nabi Adam semenjak diciptakan langsung diperkenalkan Allah dengan kosa-kata yang bahkan para Malaikat pun tidak tahu. Nabi Adam beserta Siti Hawa semenjak di Surga telah mengenal pakaian dan turun ke bumi pun dalam keadaan berpakaian. Keturunan pertama Nabi Adam, Qabil adalah seorang petani, dan Habil adalah penggembala. Yang artinya, mereka telah mengenal cocok-tanam dan ternak hewan. Manusia diciptakan dalam kondisi sempurna, berilmu, beradab dan bertuhan. Hingga zaman terus berjalan maka Bani Adam pun kian berkembang secara ilmu dan peradaban, bukan secara evolusi fisik ala Darwin.</p>
<p>Sejauh ini kita mampu membaca kemana arah film ini, dan dapat dipastikan bahwa aroma Darwinisme sangat kental dipaparkan dalam setiap adegannya. Lantas kemana ujung pangkal Darwinisme? Tidak lain semua akan berhenti pada &#8220;stasiun kemusyrikan&#8221; yang menyatakan bahwa dunia ini tidak diciptakan, melainkan terwujud dengan sendirinya. Tiada pencipta, yang ada hanyalah kebetulan semata. Oleh karenanya dapat kita terka dengan mudah apa maksud perkataan Erik dalam adegannya ketika mencari Sebastian Shaw,</p>
<p>&#8220;I&#8217;m looking for my creator.&#8221;</p>
<p>(Aku tengah mencari penciptaku)</p>
<p>Memang benar dalam cerita ini Erik &#8216;dibesarkan&#8217; oleh Sebastian. Kekuatan, kemampuan serta talenta mutasinya dikembangkan dan dibina oleh Sebastian. Itu sebabnya Erik menyebutnya sebagai &#8216;Creator&#8217;. Hanya saja kata &#8220;Looking for Creator&#8221; di sini lebih ditujukan sebagai cemoohan sinis dari kaum Darwinis untuk menyatakan bahwa Dzat Pencipta dan konsep penciptaan tidak pernah ada dalam kamus Darwinisme. Wallahu a&#8217;lam.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-21.jpg" alt="" /></p>
<p>Dari pemaparan di atas akhirnya diketahui alasan sang sutradara memajang foto Darwin di kamar Xavier. Begitu juga dengan penamaan Azazel, Charles, Francis dan Emma menegaskan bahwa itu semua bukan &#8216;murni cerita&#8217; namun ada maksud di balik semuanya. Dalam film ini juga terdapat seorang tokoh Mutant bernama &#8220;Darwin&#8221; yang mampu memiliki insang dan merubah kulitnya menjadi batu. Hanya saja dia bukanlah pemeran utama sehingga tidak banyak diceritakan.</p>
<p>Setelah semua ini apakah kita masih menganggap ini semua sebagai &#8216;kebetulan&#8217; semata? Tentu saja tidak. Kita juga sadar, bahwa kemungkinan besar alasan sang sutradara menamakan tokoh pada film ini dengan nama-nama keluarga Charles Darwin, tidak lain sebagai penghormatan terhadap Darwin sekaligus ideologi materialis yang merupakan kredo bersama bagi kaum anti-Tuhan. [my]</p>
<p>(Bersambung insya Allah)</p>
<p>Referensi:</p>
<ul>
<li>Al-Qur&#8217;an al-Karim dan Terjemahannya</li>
<li>Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad al-Qurthuby, &#8220;Al-Jami&#8217; li Ahkam Al-Qur&#8217;an&#8221;</li>
<li>Abu al-Husain bin al-Hajjaj bin Muslim (Imam Muslim), &#8220;Al-Jami&#8217; al-Shahih (Shahih Muslim)&#8221;</li>
<li>Abu al-Fida&#8217; Ismail bin Umar bin Katsir al-Dimasyqi (Ibnu Katsir), &#8220;Qashash al-Anbiya&#8217;&#8221;</li>
<li>Abu al-Fida&#8217; Ismail bin Umar bin Katsir al-Dimasyqi (Ibnu Katsir), &#8220;Tafsir Al-Qur&#8217;an al-Adzim&#8221;</li>
<li>Abu Ja&#8217;far Muhammad bin Jarir al-Thabary, &#8220;Jami&#8217; al-Bayan fi Ta&#8217;wil Al-Qur&#8217;an&#8221;</li>
<li>Adian Husaini, &#8220;Nurcholish Madjid: Kontroversi Kematian dan Pemikirannya&#8221; (.ppt file)</li>
<li>Adnin Armas, &#8220;Modernisasi dan Islamisasi&#8221; (.ppt file)</li>
<li>Harun Yahya, &#8220;Ancaman Global Freemasonry&#8221;</li>
<li>Harun Yahya, &#8220;Keruntuhan Teori Evolusi&#8221;</li>
<li>Harun Yahya, &#8220;Mengapa Darwinisme Beretentangan dengan Al-Qur&#8217;an?&#8221;</li>
<li>Harun Yahya, &#8220;Menyibak Tabir Evolusi&#8221;</li>
<li>Rizki Ridyasmara, &#8220;Codex; Konspirasi Jahat di Atas Meja Makan Kita&#8221;</li>
<li>Su&#8217;ud Shabry, &#8220;Al-Ifta&#8217; &#8216;Inda Syaikh al-Qaradhawi, al-Manhaj wa al-Tathbiq&#8221;</li>
<li>The Arrival, a film by Noreagaa &amp; Achernahr Production</li>
<li>Davidicke.com</li>
<li>Wikipedia.com</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Oleh <strong>Musa Yusuf</strong> (YM/FB: yusuf_677@yahoo.com)</p>
<p>You can read the original article <a href="http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/membongkar-propaganda-anti-tuhan-dalam-film-x-men-first-class-bagian-1.htm" target="_blank">HERE</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penarevolusi.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penarevolusi.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penarevolusi.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penarevolusi.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penarevolusi.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penarevolusi.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penarevolusi.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penarevolusi.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penarevolusi.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penarevolusi.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penarevolusi.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penarevolusi.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penarevolusi.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penarevolusi.wordpress.com/661/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=661&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/22/propaganda-anti-tuhan-dalam-film-x-men-first-class-bagian-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa48b09bcf66a86bbe3737b80e11f562?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">penarevolusi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/x-men-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">x-men-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-6.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-4.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-5.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-7.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-8.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-9.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-10.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-11.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-22.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-12.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-13.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-14.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-15.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-16.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-17.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-18.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-20.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/x-men/x-men-21.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Keluarga Berencana = Konspirasi Zionis</title>
		<link>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/22/keluarga-berencana-konspirasi-zionis/</link>
		<comments>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/22/keluarga-berencana-konspirasi-zionis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 07:50:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penarevolusi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wajib Tau!]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga Berencana]]></category>
		<category><![CDATA[konspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Program KB]]></category>
		<category><![CDATA[Thomas Malthus]]></category>
		<category><![CDATA[zionis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penarevolusi.wordpress.com/?p=655</guid>
		<description><![CDATA[Dalam Kitab Zohar ada sebuah ayat yang menarik. “Angka Kelahiran Non Yahudi harus ditekan sekecil mungkin”. Ayat ini menjadi landasan teologis untuk mengekang laju pertumbuhan ghoyim (orang-orang non Yahudi). Karenanya, tidak aneh program “dua anak lebih baik” itu diluncurkan rezim Orde Baru era 70-an yang sedang mesranya dengan Barat. Indonesia tidaklah sendiri. Di China mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=655&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/stop-kb1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-656" title="stop-kb1" src="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/stop-kb1.jpg?w=535" alt=""   /></a>Dalam Kitab Zohar ada sebuah ayat yang menarik. “<em>Angka Kelahiran Non Yahudi harus ditekan sekecil mungkin</em>”. Ayat ini menjadi landasan teologis untuk mengekang laju pertumbuhan ghoyim (orang-orang non Yahudi). Karenanya, tidak aneh program “dua anak lebih baik” itu diluncurkan rezim Orde Baru era 70-an yang sedang mesranya dengan Barat.</p>
<p>Indonesia tidaklah sendiri. Di China mereka menjalankan Program Kebijakan Satu Anak atau <em>jìhuà shēngyù zhèngcè.</em> Di negeri samba, orang-orang menyebut KB dengan <em>Planejamento Familiar</em>. India juga menjalankan program sama, mereka menyebutnya <em>National Population Policy</em>.<span id="more-655"></span></p>
<p>Lalu siapakah Tokoh Yahudi modern yang ‘berjasa’ menjalankan ayat Zohar dalam konteks praksis itu? Namanya memang tidak setenar Darwin, tapi gagasan Evolusionis tokoh Atheis itu merujuk padanya. Betul seperti dugaan anda, pria itu bernama Thomas Robert Malthus (1766-1834)</p>
<p>Thomas Malthus, sejatinya adalah seorang pakar demografi Inggris sekaligus ekonom politk yang paling terkenal karena pandangannya yang pesimistik namun sangat berpengaruh tentang pertambahan penduduk.</p>
<p>Malthus beranggapan bahwa pertumbuhan sumber daya manusia tidak simetris dengan potensi sumber daya alam. Dalam <em>An Essay on the Principle of Population</em> (Sebuah Esai tentang Prinsip mengenai Kependudukan), Malthus membuat ramalan bahwa jumlah populasi akan mengalahkan pasokan makanan. Kondisi ini menurutnya akan menyebabkan berkurangnya jumlah makanan per orang. Pada titik inilah kekacauan akan terjadi. Dan apa yang diramalkan Darwin dengan nama Survival for the fittest akan menjadi keniscayaan.</p>
<p>Anehnya solusi yang ditawarkan Malthus untuk meredakan kemelut itu seakan menyelisihi Islam, yakni apa yang ia sebut sebagai <em>preventive checks</em> atau penundaan perkawinan. Malthus juga mengusulkan bahwa manusia tidak perlu memiliki banyak anak. Ide Malthus itu kini malah dikampanyekan oleh salah satu lembaga KB di Indonesia dengan pemeran salah seorang artis ternama. Menurut mereka menikah dini berbahaya dan dua anak lebih baik.</p>
<p>Pada gilirannya, ide Malthus yang masih sederhana dibuat menjadi praktis oleh kalangan Barat. Maka, muncullah kondom dari Maria Stopes (1880-1950). Alih-alih digunakan sebagai bagian dari kontrasepsi, namun dalam perkembangannya kondom justru dikampanyekan sebagai alat transaksi seks bebas.</p>
<p>Islam sebagai agama mulia sepanjang zaman telah mengatur persoalan ini. Bahwa banyaknhya anak bukanlah petanda kemiskinan seperti yang digembar-gemborkan Malthus dan kronco Yahudinya di PBB.</p>
<p>Yang menjadikan sebagian manusia mengalami kemiskinan atau krisis pangan justru adalah Kapitalisme Rostchild. Mereka lah yang berbondong-bondong mengeruk kekayaan negara-negara berkembang dan ketiga demi mewujudkan New World Order. Mereka juga yang membuat negara-negara miskin semakin melarat berkat tipu daya IMF melalui pinjaman hutang seperti menimpa Indonesia.</p>
<p>Jadi buat apa umat muslim khawatir memiliki banyak anak? Bukankah Rasulullah SAW pernah bersabda, “<em>Nikahilah perempuan yang penyayang dan dapat mempunyai anak banyak karena sesungguhnya aku akan berbangga dengan sebab banyaknya kamu dihadapan para Nabi nanti pada hari kiamat</em>” [Shahih Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban dan Sa’id bin Manshur dari jalan Anas bin Malik].</p>
<p>Jangankan manusia, binatangpun mendapat rezeki dari Allah. “<em>Dan tidak ada satu binatang melata pun di bumi melainkan Allah yang memberi rizkinya.</em>” (QS 11 : 6). Betul jadi kata Aa Gym, “<em>Kenapa kita takut akan rezeki Allah, gajah aja gak sekolah gemuk-gemuk. Plankton yang hidup didasar laut saja diberi rezeki, bagaimana dengan kita sebagai makhluk hidup yang mulia?</em>”<br />
Namun, sebaik-baiknya mereka membuat makar, maka hanya Allah sebagai pihak berkuasa. Hingga kini, jumlah umat muslim di Eropa dan Amerika menlonjak drastis. Melihat fenomena ini, bisa jadi Yahudi sedang gigit jari atau paling tidak frustasi hingga menembak puluhan manusia seperti Teroris Breivik di Norwegia. Allahua&#8217;lam. (Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>See the original article <a href="http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/tentang-kb.htm" target="_blank">HERE</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penarevolusi.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penarevolusi.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penarevolusi.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penarevolusi.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penarevolusi.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penarevolusi.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penarevolusi.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penarevolusi.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penarevolusi.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penarevolusi.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penarevolusi.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penarevolusi.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penarevolusi.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penarevolusi.wordpress.com/655/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=655&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/22/keluarga-berencana-konspirasi-zionis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa48b09bcf66a86bbe3737b80e11f562?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">penarevolusi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/stop-kb1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">stop-kb1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Perempuan (Short Story By Novi Khansa)</title>
		<link>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/12/tiga-perempuan-short-story-by-novi-khansa/</link>
		<comments>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/12/tiga-perempuan-short-story-by-novi-khansa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 10:40:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penarevolusi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penarevolusi.wordpress.com/?p=640</guid>
		<description><![CDATA[Rico Hendarwan menandai foto Anda Rico Hendarwan mengomentari foto Anda Salamah Dwi mengomentari foto Anda Rien W mengomentari foto Anda Agung mengomentari foto Anda Lyn memerhatikan lima notifikasi di Facebook-nya. Banyak nama-nama yang tak dikenalnya di sana. Tak lama notifikasi terus bertambah dan bertambah. Hanya nama Rico yang dikenalinya. Teman Lyn semasa SMU dulu. Hmm, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=640&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/3-mcm-cinta.jpg"><img class="aligncenter" title="Cafe au lait with hearts" src="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/3-mcm-cinta.jpg?w=310&#038;h=313" alt="" width="310" height="313" /></a></p>
<p>Rico Hendarwan menandai foto Anda</p>
<p>Rico Hendarwan mengomentari foto Anda</p>
<p>Salamah Dwi mengomentari foto Anda</p>
<p>Rien W mengomentari foto Anda</p>
<p>Agung mengomentari foto Anda</p>
<p>Lyn memerhatikan lima notifikasi di <em>Facebook</em>-nya. Banyak nama-nama yang tak dikenalnya di sana. Tak lama notifikasi terus bertambah dan bertambah. Hanya nama Rico yang dikenalinya. Teman Lyn semasa SMU dulu. Hmm, lebih dari sekadar teman tadinya, pikir Lyn, tapi semua harus selesai ketika ada sesuatu yang menghalangi mereka berdua untuk bersatu. Hal itu terjawab dalam sebuah foto yang Rico tandai juga untuk Lyn.<span id="more-640"></span></p>
<p>Sebuah foto bergambar seorang laki-laki dan perempuan berjilbab putih. Di tengahnya ada tulisan:</p>
<p><strong><em>Insya Allah menikah</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Rico Hendarwan</em></strong></p>
<p><strong><em>&amp;</em></strong></p>
<p><strong><em>Wiena Mulia Sari</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Gedung BKOW,</em></strong></p>
<p><strong><em>Jalan Raden Inten, Kali Malang</em></strong></p>
<p><strong><em>Jak-Tim</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lyn menutup foto itu dan menghapus notifikasi untuk foto dan <em>sign out</em> dari <em>Facebook.</em></p>
<p>Di dua tempat yang berbeda dua perempuan menangis. Keduanya juga baru saja membuka <em>Facebook</em> dan menemukan foto tersebut. Bedanya satu perempuan menangis tersedu sedan, yang lainnya langsung mengusap air matanya dan nyaris membanting BB yang dipegangnya.</p>
<p>***</p>
<p>“Jalan Raden Inten di mana, Bu?” tanya seorang gadis dengan jilbab panjangnya berwarna biru tua.</p>
<p>“Naik aja, mikrolet 26, bilang abangnya raden Inten, biasanya kalau masih pagi gini ga lewat, jadi ntar naik ojek aja ke dalamnya. Emang mau ke mana, neng? Kondangan? Pagi bener?”</p>
<p>“Iya, bu.. mau datang ke akad nikahnya.”</p>
<p>“Dari mana, neng?”</p>
<p>“Bandung” ujar Tyas tersenyum. “Makasi, bu” Tyas berpamitan dan menyalami sang ibu. Si ibu tertegun sesaat, mengamati Tyas yang begitu sopan.</p>
<p>“Biar cepet dapat jodoh, neng ya. Ati-ati di jalan” ujar sang ibu.</p>
<p>“Makasi, bu” ujar Tyas tersenyum, <em>sayangnya sang jodoh yang diharap akan menikah dengan orang lain…</em></p>
<p>***</p>
<p>aq udah sampe jkt. Lgsg ke lokasi. Begitu acara selesai, aq pulang. Ga usah bilang ibu. Thx, dek.</p>
<p>Lyn mengirim SMS ke adiknya di Medan. Lyn pergi pagi-pagi benar untuk mengejar penerbangan pukul 6.00 pagi. Tiket sudah didapat beberapa hari lalu. Lyn tak bisa berterus terang kepada ibu, untuk apa dia ke Jakarta. Apalagi, memberi tahu kalau Ricolah yang akan menikah. Ibu pasti akan marah besar.</p>
<p>Beberapa waktu lalu Rico beberapa kali pernah datang ke rumah Lyn saat tugas di Medan. Entah apa yang dilakukan Rico, tiba-tiba ibu dan bapak Lyn menyukai Rico dan kata mereka, Rico sudah bersedia melamar Lyn suatu saat nanti, tinggal tunggu waktu. Lyn hanya bisa terperangah. Tidak semudah itu meluluhkan hati ibu dan bapak. Apalagi, dengan Rico yang keturunan Jawa. Orangtua Lyn lebih senang dengan orang yang sukunya sama.</p>
<p>Lyn merasa segalanya berjalan lancar, mudah dan menyenangkan. Sejak pernyataan dari orangtua Lyn, Lyn pun makin ringan menjalani ‘persahabatan’ dengan Rico seolah masa depan sudah di depan mata. Entah kenapa, Rico sering berkelit ketika Lyn mengajak membicarakan soal masa depan dan lainnya hingga notifikasi foto tersebut.</p>
<p>***</p>
<p>Mata Dona nanar menatap jalan di depannya. Semua bagaikan sebuah film yang berkali ganti-ganti adegan. Di sana dilihat dirinya sedang tertawa, menangis, dan marah. Ada satu laki-laki yang berkali-kali juga ada di samping Dona. Makin mengingatnya, air matanya makin deras. Diusapnya asal karena tangannya terus memegang setir. Masih teringat kemarahan mamanya saat Dona nekat pergi hari itu.</p>
<p>“Kamu, tuh baru pulang, Don, masak langsung pergi lagi. Seberapa pentingnya orang itu buat kamu?” tanya mama.</p>
<p>Dona memang baru pulang dari Australia. Liburan panjang dari kampusnya ingin dimanfaatkan untuk <em>refreshing</em> di Indonesia. Selain itu, ada sebuah janji yang harus Dona tunaikan. Janji kepada seseorang yang menunggu Dona.</p>
<p>Sesampainya di bandara, Dona menyempatkan membuka <em>facebook</em> orang tersebut dan mendapati sebuah kabar yang sama sekali tidak mengenakkan. Rico menikah. <em>Bagaimana dengan janjinya selama ini, menunggunya selesai studi dan kemudian menikah. Atau janjinya menyusul mencari beasiswa ke Australia.</em> Kemarahan besar meliputi diri Dona. Begitu Pak Amin menjemput, Dona langsung ngotot mengambil alih mobil andai saja mama tak berkali-kali menghubungi Dona.</p>
<p>“Pulang dulu. Pulang…” perintah mama Dona.</p>
<p>“Oke, aku pulang, tapi dari rumah aku tetap berangkat ke sana”</p>
<p>“Terserah” ujar mama Dona.</p>
<p>Rrrrrriiit. Dona mengerem mobilnya. Kini dia sudah sampai ke sebuah Gedung di daerah kali malang. Diperhatikannya orang yang mulai banyak. Dilihatnya sosok dua wanita berjilbab yang sedang berbincang-bincang. Pikiran Dona kacau, betapa kehilangan yang ke sekian sangat menyakitkan. Betapa murkanya Dona pada sosok Rico yang sudah menjanjikan banyak hal pada Dona. Betapa bukan kabar yang seperti ini yang ingin Dona dapatkan sepulangnya ke Indonesia.</p>
<p>***</p>
<p>Suasana sudah cukup ramai ketika Tyas melangkahkan kakinya di sebuah gedung yang megah. Di gedung inilah, orang yang pernah Tyas harapkan melamarnya, akan menikah. Dibutuhkan kekuatan yang luar biasa untuk sekadar hadir. Untuk menunaikan janji kepada laki-laki yang entah karena kebodohannya tak pernah mengerti perasaan Tyas. Atau mungkin justru Tyas yang bodoh karena mau saja dijadikan ‘tempat sampah’ oleh laki-laki yang demen curhat dan mengadu pada Tyas. Ada titik bening yang tak malu muncul dari sudut mata Tyas. Masih teringat oleh Tyas obrolannya beberapa waktu lalu dengan Rico. Obrolan singkat via YM setelah penguman pernikahan Rico dan calonnya,</p>
<p>rico_oke: BUZZ</p>
<p>rico_oke: Datang, ya, Yas…</p>
<p>ukhti_tyas: hmm, ga tahu</p>
<p>rico_oke: yah, kamu kan sahabatku, kok ga datang</p>
<p>ukhti_tyas: eh, insya Allah. Af1, aku pamit, ya</p>
<p>Tak kuat menahan tangis, Tyas segera <em>sign out</em> dari YM. Kata ‘sahabat’ yang tak pernah Tyas mengerti.</p>
<p>“Eh, maaf.” Seorang wanita tak sengaja menubruk Tyas yang tengah melamun.</p>
<p>“Nggak apa-apa.” Ujar Tyas tersenyum.</p>
<p>“Hmm, eh ini gedung wanita, BKOW, kan ya?” ujar Lyn masih terengah-engah.</p>
<p>“Iya, mbak.”</p>
<p>“Eh, ya kenalin aku Evelyn, panggil aja Lyn” ujar Lyn menyalami Tyas. Di mata Lyn wanita di hadapannya begitu cantik, santun, dan ramah. Beda sekali dengan dirinya yang berantakan dan cuek.</p>
<p>“Aku Tyas. Aku juga mau ke pernikahan temanku, kok.” Ujar Tyas. Dalam hatinya Tyas seperti melihat seorang wanita yang enerjik, penuh semangat dan lucu. Bagaimana mungkin hadir pada pesta pernikahan dengan setelan batik, tapi sepatu sport. Tyas tersenyum menatap sepatu Lyn.</p>
<p>“Eh kenapa?” Lyn melihat kakinya. “Ya Allah… astaghfirullah, aku tadi buru-buru. Nih, aku pake ransel ke sini. Bawa selop, sih. Saat itu juga Lyn segera duduk dekat taman dan melepas sepatu sportnya, menggantinya dengan selop.</p>
<p>“Mbak Lyn lucu” ujar Tyas.</p>
<p>“Hehehe…” Lyn tertawa. Teringat perjalanan panjangnya dari Medan. Teringat begitu hebohnya ia mengganti pakaian di toilet bandara sampai lupa mengganti sepatu sportnya ketika turun dari taksi.</p>
<p>“Masuk, yuk.” Ujar Tyas mengajak Lyn.</p>
<p>***</p>
<p>Mata Tyas menerawang menatap sebuah tempat. Di sana ada meja kecil, sejumlah seserahan yang berjejer rapi. Seorang tua tengah duduk di tengah, lainnya duduk di pinggir-pinggir. Tak lama seorang laki-laki duduk di hadapan laki-laki tua itu. Rico. Tyas menatap laki-laki itu sambil mengingat pertama kali mereka bertemu di sebuah komunitas maya.</p>
<p>“Permisi” ujar Dona yang kini duduk di samping Tyas.</p>
<p>“Silakan” ujar Tyas.</p>
<p>“Hmm, udah mulai belum, mbak?” tanya Dona berbasa-basi.</p>
<p>“Belum, filmnya belum dimulai” celetuk Lyn yang ada di samping Tyas. Dona menengok ke arah suara itu dan menatap Lyn.</p>
<p>“Hehe, becanda, kenalin, aku Lyn” ujar Lyn sambil menyalami Dona.</p>
<p>“Hehe, basi banget ya aku, udah tahu belum mulai, ya. Maaf, ya soalnya aku ga kenal hampir semua orang di sini… SKSD boleh, donk, hehe” ujar Dona tersenyum pada Lyn.</p>
<p>“Aku Tyas” Tyas menyalami Dona.</p>
<p>Dona menatap Rico dari kejauhan. <em>Hmm, laki-laki ini menikah. Padahal baru kemarin dia berjanji, aaargh, betapa bodohnya aku. Sudah jelas dia cuma pandai berjanji, tapi ga pernah mau berkorban dan berjuang… See, dia menikah sekarang. Di sini aku ingin membuktikan, apa aku baik-baik saja di sini… </em></p>
<p>Lyn merasa beruntung, jauh dari kotanya, bisa bertemu dengan Tyas dan Dona. Mereka wanita yang cantik, ramah dan punya ciri khas masing-masing. Kini matanya menerawang pada sosok Rico. Dengan setelan jas hitam dan sebuah peci yang kebesaran, Lyn semakin geram. Rasanya ingin melempar Rico dengan sepatu sportnya, tapi itu cuma imajinasi sesaat karena Dona mulai mengajak bicara lagi.</p>
<p>“Hmm, kalian temannya siapa?” tanya Dona penasaran.</p>
<p>Tyas terdiam. Tidak mungkin dia bicara kalau dia temannya Rico. Pasti sedemikian dekatnya hingga datang kemari pagi-pagi, apalagi kalau tahu dia dari Bandung. Lyn tak menyahut dan mengambil HP dari ranselnya. Dona kesal dan mengulang pertanyaannya lagi. Seorang ibu yang kesal karena terganggu dengan Dona yang berisik, mencubit pinggang Dona.</p>
<p>“aaaau” ujar Dona</p>
<p>“ssssst”</p>
<p>Tyas hanya tersenyum, sementara Lyn nyaris tertawa kalau saja Tyas tak mencolek tangannya.</p>
<p>Menit demi menit berlalu hingga tanpa terasa sudah hampir sejam, acara tak jua dimulai. Kaki Dona mulai kesemutan. Tyas dan Lyn sudah berkali-kali ganti posisi. Ada desas-desus dari ibu-ibu yang ikut duduk di dekat Tyas, Lyn dan Dona, kalau mempelai wanita dan keluarga belum juga datang. Aneh, pikir Lyn, bukannya biasanya yang mengadakan pesta adalah mempelai wanita, eh bisa-bisanya nggak datang. Pertanyaan Lyn terjawab ketika mendengar kedua ibu bergosip di sebelahnya.</p>
<p>“Dari awal bapaknya nggak setuju, tuh, jadinya, nggak datang-datang”</p>
<p>“Lah, ibunya gimana?”</p>
<p>“Tadinya udah setuju, nah nggak tahu, tadi pagi masih nggak masalah. Kayaknya si Wiena kabur juga, malulah keluarganya”</p>
<p>“Lha, kok bisa?”</p>
<p>Lyn yang gatal untuk berkomentar pun, tiba-tiba udah ikutan ngomong.</p>
<p>“Bu, gosip ye?”</p>
<p>“Ih, beneran, neng.”</p>
<p>Lagi-lagi Tyas mencubit pinggang Lyn. Lyn mendelik,</p>
<p>“Psst, ada gosip, nih” ujar Lyn menengok ke Tyas dan Dona.</p>
<p>***</p>
<p>Tak berapa lama, tampak seorang laki-laki berpakaian rapi mengumumkan sesuatu. Sang penghulu yang tadi duduk di tengah sudah beranjak dan berpamitan pergi. Lyn, Dona, dan Tyas saling berpandangan.</p>
<p>“Assalamu’alaykum Warahmatullahi wa barakatuh. Kami mohon maaf kepada hadirin, kami baru mendapat kabar kalau mempelai wanita sedang kurang sehat. Untuk itu, pernikahan ditunda, kami berterima kasih atas kehadiran saudara-sadaudara. Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarokatuh”</p>
<p>“Tuh, kan bener, si Wiena kabur” bisik ibu-ibu di sebelah Lyn.</p>
<p>***</p>
<p>Tyas memandang Rico yang tak juga bangkit dari tempat duduknya. Berdesir rasa kasihan dari diri Tyas. Biar bagaimana pun keadaan seperti ini sangat menyedihkan dan memalukan. Dona tersenyum penuh dengan kemenangan, seolah Dewi Fortuna tengah berpihak padanya. Kemarahan yang tadi mengendap di dadanya mulai terkikis. Terbalas sudah dendam membara dalam hati Dona. Pikir Dona, kalau saja calon istrinya meninggalkan, berarti memang Rico tak pernah cukup baik menjadi seorang suami.</p>
<p>Lyn menatap sejenak kedua teman barunya. Tyas dengan wajah murung dan Dona dengan senyum kemenangan. Entah kenapa ada sesuatu hal yang Lyn rasakan, tapi bukan sebuah kesedihan atau kesenangan. Ditatapnya Rico dari kejauhan. Tak juga ada rasa.</p>
<p>“Hmm, mau sampai kapan di sini?” tanya Dona pada Tyas dan Lyn</p>
<p>“Eh pulang aja, yuk,” ujar Tyas.</p>
<p>“Hmm, ga seru banget, sih…” timpal Lyn.</p>
<p>“Justru seru, Lyn, jarang-jarang ada pernikahan kayak gini.” Ujar Dona tersenyum licik seolah hal seperti itu bisa dijadikan becandaan.</p>
<p>Tyas menatap Dona.</p>
<p>“Eh, maksudku, kasian…” ujar Dona meralat ucapannya.</p>
<p>Dona, Tyas, dan Lyn beranjak dari tempat duduknya dan keluar dari ruang akad nikah.</p>
<p>Rico menghela napas panjang. Banyak dari tamu menghampirinya, menepuk pundaknya. Mereka kasihan pada Rico. Bukan perjalanan yang mudah antara Wonogiri dan Jakarta untuk melangsungkan pernikahan. Perasaan ‘dibuang’ dan dipermalukan menghantui Rico. Orang tua Rico sudah dari tadi meninggalkan ruang akad, mereka syok. Mereka memilih untuk istirahat di ruang ganti.</p>
<p>Berjam-jam Wiena tak ada kabar. Wiena kabur dari rumah. Ayah Wiena kaget dan masuk rumah sakit pagi itu juga. Rico baru mendengar kabar setelah berjam-jam menunggu.</p>
<p>Rico menatap para tamu yang beranjak pergi. Tiba-tiba Rico melihat tiga wanita yang pernah ada dalam hidupnya, mereka bersama. Tyas yang cantik dan keibuan, Dona yang cerdas, wartawan, penulis, dan Lyn, seorang guru yang ramah, tapi tegas. Lyn, Tyas… mana mungkin mereka ada di sini. Lyn tinggal di Medan, Tyas di Bandung dan Dona di Ausie. Rico mencoba mengingat-ingat janjinya dengan Dona beberapa waktu lalu.</p>
<p>“Astaghfirullah”</p>
<p>“Kenapa, nak?”</p>
<p>“Eh, gapapa, Om”</p>
<p>“Sabar, ya” ujar omnya Rico.</p>
<p>***</p>
<p>“Kalian mau ke mana? Kita cari makan, yuk. Laper, nih. Udah datang pagi-pagi ga bisa makan. Pake acara nasi kotaknya ga dibagiin lagi.” Ujar Dona nyeplos.</p>
<p>“Makan di mana?” tanya Tyas.</p>
<p>“Aku tahu beberapa tempat enak daerah sini. Eh ngomong-ngomong kalian dari mana?”</p>
<p>Tyas terdiam.</p>
<p>Lyn juga diam.</p>
<p>“Aku dari Bandung,” jawab Tyas. Toh apa gunanya menyembunyikan identitas.</p>
<p>“Ow, jauh juga. Kamu temannya siapa? Rico atau is eh calon istrinya?” tanya Dona lagi</p>
<p>“Rico”</p>
<p>“Oh.” Ujar Lyn dan Dona bareng.</p>
<p>“Kalau kamu, Lyn?”</p>
<p>“Aku dari Medan.</p>
<p>Tyas dan Dona terkejut.</p>
<p>“Ya udah, jadinya kita makan di mana?” Lyn mengalihkan perhatian kedua teman barunya.</p>
<p>***</p>
<p><a href="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/90287080.jpg"><img class=" wp-image-642 alignright" title="90287080" src="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/90287080.jpg?w=320&#038;h=222" alt="" width="320" height="222" /></a>Mereka bertiga berjalan menuju tempat parkir. Banyak orang yang juga memilih pulang saat itu juga setelah mendapat kabar dari kerabat Rico. Setiap berpapasan dengan banyak orang, selalu terdengar desas-desus tak sedap.</p>
<p>“Aku udah siapin kotak tisu gini juga, kenapa akadnya ga jadi, sih” ujar Dona asal ceplos ketika memasuki mobilnya.</p>
<p>“Tisu.. untuk nangis?” tanya Lyn.</p>
<p>“Uupps… nggak aku lagi pilek” ujar Dona asal sambil berpura-pura menarik ingus di hidungnya.</p>
<p>Tyas menatap Dona, kini dia duduk di bangku depan sebelah Dona.</p>
<p>“Kayaknya mbak Dona nggak pilek, deh tadi”</p>
<p>“Hehehe. Iya untuk nangis, tapi nangis karena bodoh…” ujar Dona.</p>
<p>***</p>
<p><strong>Burger Grill, Kalimalang, Jak-Tim</strong></p>
<p>“Kamu dari Bandung, yas?” tanya Dona</p>
<p>“Iya.” Ujar Tyas singkat.</p>
<p>“Kamu… dekat banget, eh maksudku sahabatan dengan Rico?”</p>
<p>“Hm…. lumayan, sih… dia yang minta aku datang ke pernikahannya.” Ujar Tyas berusaha bersikap normal.</p>
<p>“Oooh… aku agak familiar aja sama wajah kamu, yas.. kayak pernah kenal.” Ujar Dona. Dona yang pernah kuliah di Psikolog seperti melihat ada yang Tyas sembunyikan.</p>
<p>Lyn baru saja dari kamar mandi mendatangi Tyas dan Dona yang memilih tempat duduk dekat jendela.</p>
<p>“Asyik juga, ya di sini… udah pesen apa, nih?” tanya Lyn.</p>
<p>“Aku pengen pesen lontong sayurnya, enak, deh, Lyn, mas mesen donk” ujar Dona memanggil pelayan.</p>
<p>Ketiganya memesan apa yang diinginkan.</p>
<p>Dona masih mengotak-atik BB-nya. Tyas sibuk dengan bukunya, dan Lyn menerawang menatap pemandangan di luar lewat jendela besar bening.</p>
<p>Ketiganya sibuk dengan urusan masing-masing hingga tanpa sadar Tyas menangis. Lyn yang berada di sebelah Tyas melihat dan memeluk Tyas.</p>
<p>“Kenapa, yas?” tanya Lyn.</p>
<p>“Aku ga tahan, mbak… aku ke sini ini benar-benar perjuangan, perjuangan berat. Aku sebenarnya suka sama Rico dan aku pikir Rico juga begitu, tapi dengan teganya dia men-tag aku di undangan nikahnya. Aku ke sini kayak orang bodoh, aku berusaha biasa bisa jadi sahabat aja, tapi aku tetap ga tahan, mbak.” Ujar Tyas terus menangis.</p>
<p>Dona yang berada di seberang meja Tyas dan Lyn menggenggam tangan Tyas.</p>
<p>“Sabar, ya sayang” ujar Dona.</p>
<p>“Makasi, ya…. aku senang, ada mbak Lyn dan mbak Dona di sini. Sebenarnya, kalau boleh milih aku lebih pengen di rumah, di kamar. Aku mau menghapus semua tentang Rico. Aku nekat aja ke sini, mbak.”</p>
<p>“Sama-sama Yas… sabar, ya”ujar Lyn. Lyn sudah menduga apa yang Tyas alami.</p>
<p>Ketiganya diam hingga pelayan meletakkan makanan dan minuman pesanan mereka.</p>
<p>Dona menatap Tyas.</p>
<p>“Yas… Rico tahu kalau kamu suka dia?” tanya Dona langsung.</p>
<p>“Hmmm, ga tahu, mbak, tapi aku pikir… dari sikapnya itu, dia perhatian, suka SMS dan nelpon, dan banyak lagi.” Ujar Tyas polos.</p>
<p>Diusap air matanya. Entah kenapa, Tyas berani menceritakan kisah hidupnya kepada dua orang yang baru dikenal, tapi keadaan yang membuat Tyas tidak tahan dan memilih menumpahkan semuanya. Tyas merasa teramat bodoh terkungkung dalam mimpinya sendiri tentang Rico. Rico yang santun, baik, perhatian, punya banyak prestasi, wawasan yang luas, ternyata tak lebih dari seorang yang senang tebar pesona. Memang tak pernah ada pernyataan dari Rico, tapi Tyas sudah terlanjur mengisi hatinya dengan sosok Rico.</p>
<p>Dona kembali mengotak-atik BB-nya.</p>
<p>“Pantes… aku familiar dengan kamu, sepanjang jalan dari bandara ke rumah, aku otak-atik FB Rico dan salah satu cewek yang paling sering ada di <em>page</em> Rico tuh kamu. Aku pikir nikahnya sama kamu.” Ujar Dona masih memegang BB-nya. “Kalau ada <em>notes</em>, kamu pasti <em>tag</em> Rico pertama kali, dan kalau Rico bikin <em>notes</em> kamu juga selalu komen… Hmm, sudah sebegitunya Rico ga sadar juga, ya” ujar Dona sambil menyeruput jus alpukat kesukannya. Pandangannya menerawang keluar jendela. Seharusnya kepulangannya ke Indonesia adalah untuk memastikan semuanya, tapi ternyata harus ini yang terjadi. Kehilangan lagi.</p>
<p>Lyn menatap Dona. Begitu mudahnya ceplas-ceplos dan spontan.</p>
<p>“Hehehehe… aku pada dasarnya pemalu, mbak. Cuma lewat FB aja aku bisa begitu.” Ujar Tyas. Air matanya sudah tak keluar, tapi terlihat jelas bengkak di matanya.</p>
<p>“Kamu kenal di mana?” tanya Dona. Entah kenapa saat itu <em>feeling</em> psikologinya yang lebih kuat dibanding sakit hatinya sendiri yang ia rasakan pada Rico. Dona merasa Tyas perlu bantuan, walau sempat beberapa kali Dona jengah dengan apa yang Tyas lakukan di FB Rico selama ini. Satu lagi, usia Tyas terpaut jauh dengan dirinya. Tyas masih muda, belum terlalu banyak pengalaman dengan sosok yang bernama lelaki dan sesuatu yang bernama cinta.</p>
<p>“Komunitas, mbak… kami satu komunitas. Dari awal dia yang menyapa aku dulu, terus kita makin akrab, tanpa sadar sahabatan… aku cuma merasa Rico butuh momen yang tepat untuk hmmm… melamar aku, aku milih untuk nunggu….” ujar Tyas malu-malu.</p>
<p><em>Polos benar dia,</em> pikir Dona</p>
<p>Lyn mencoba mengingat-ingat perkataan Rico. Dia beberapa kali menceritakan soal komunitas maya yang dia ikuti. Yah, ada seorang wanita di sana. Wanita yang berkali-kali diceritakan pada Lyn, tapi wanita itu tidak seperti Tyas. Dia tidak sepolos, cantik, ayu, santun seperti Tyas. Wanita itu lebih kuat, punya komitmen dan tegas.</p>
<p>Lyn menatap Dona. Gambaran wanita di depannya seperti yang diceritakan pada Lyn. Wanita yang katanya harusnya menjadi istri Rico, tapi tak disetujui orangtuanya.</p>
<p>“Kamu sendiri, Lyn? Apa kamu juga punya hmmm, hubungan khusus dengan Rico?” tanya Dona.</p>
<p>Lyn tak kaget lagi dengan pertanyaan Dona. Lyn sudah menduga Dona juga akan mengorek-ngorek informasi dari Lyn.</p>
<p>“Hmmm… mungkin, tapi ternyata aku terlalu berharap banyak, mbak… sama halnya dengan Tyas, aku ga pernah menanyakan atau dapat pernyataan dari Rico. Aku jalani dengan <em>let it flow</em> sampai aku sadar, ternyata aku cuma dijadiin ‘tempat sampahnya’ dia… Butuh waktu yang lumayan lama untuk menyadari itu… tapi paling tidak aku tak berharap banyak… hanya… orangtuaku sudah terlanjur suka pada Rico”</p>
<p>“Maksudnya”</p>
<p>“Yah, mereka pikir Rico serius denganku. Aku juga ga ngerti, bisa-bisa Rico mencuri perhatian orangtuaku, hingga mereka sudah berpikir kalau kami akan segera menikah… padahal dari Riconya justru tak ada pernyataan apapun… aneh… setiap aku tanyakan soal itu, Rico justru mengelak dan berkelit…. dari situ aku mulai ngerti, malah belakangan dia cerita tentang seorang wanita… yang katanya dia sukai, tapi ga mungkin sama-sama. Aku pikir, kalau emang dia suka aku, ga mungkin donk dia menceritakan wanita lain…” ujar Lyn menatap Dona.</p>
<p>Dona masih menikmati burgernya sambil mendengarkan Lyn. Lyn tampak lebih tegar dan logis dibanding Tyas. Lyn tak terpenjara dengan imajinasinya, tapi Dona merasa Lyn sempat punya harapan pada Rico dan tak terbalas.</p>
<p>“Wanita itu aku pikir mbak Dona” ujar Lyn. Dona terperanjat. Tyas menjatuhkan sendok yang tadi digenggamnya.</p>
<p>“Eh, kenapa bisa mikir gitu?” ujar Dona</p>
<p>“Hehehe… di antara kita yang belum cerita kan mbak Dona.” Ujar Tyas polos “Iya, mbak… udah deh kita buka-buka semuanya… mumpung kita ketemu… aku udah pasrah… capek malah ngadepin semua ini”</p>
<p>Dona menatap kedua teman barunya. Tidak mudah baginya membuka diri, tapi ada sebuah chemistry untuk bisa dekat dengan keduanya.</p>
<p>“Hmmm… yah sama dengan kalian, aku cukup dekat dengan Rico. Aku saat ini kuliah S2 di Ausie. Aku pulang ke Indonesia juga ada janji dengan dia, tapi ternyata dia menikah… aku sendiri ga di-<em>tag</em>. Hmmm, aku sengaja siapin tisu, untuk nangis, pastinya… karena aku pikir… kenapa aku lagi-lagi harus bodoh dengan bertemu orang yang salah”</p>
<p>Lyn menatap Dona. Meyakinkan diri bahwa Donalah wanita yang selama ini menjadi objek puisi-puisi yang dibuat Rico.</p>
<p>“Hmmm… aku kenal dia di komunitas, tapi kayaknya beda komunitas dengan kamu, Yas… komunitasku tentang kepenulisan gitu… kami biasa saling menilai tulisan. Katanya, sih awalnya Rico kagum dengan tulisanku yang begitu mengharu biru, sampai akhirnya kami akrab.”</p>
<p>“Oh, mbak di komunitas Pena, ya?”</p>
<p>“Yup…”</p>
<p>“Aku pernah diajak Rico untuk gabung di Pena.” Ujar Tyas.</p>
<p>Dona terdiam. Bagaimanapun, sepolos apapun Tyas, Rico tetaplah salah mengumbar perhatian dan banyak hal ke banyak wanita. Baru dua orang yang ditemuinya, entah ada berapa wanita lagi yang terjerat dan merasa disukai Rico.</p>
<p>“Bedanya aku dengan kalian… ketika aku merasa Rico memberi perhatian lebih, aku tanyakan langsung… apa dia menyukaiku…?”</p>
<p>Tyas tersedak. Lyn tanpa sengaja menjatuhkan HP-nya.</p>
<p>“Aku pernah gagal, jadi aku nggak mau gagal lagi, walau pada akhirnya, Rico justru tidak lebih baik dengan mantan suamiku.” Ujar Dona.</p>
<p>Tyas kembali tersentak mendengar perkataan Dona. <em>Mbak Dona janda? Tak terlihat sama sekali kalau Mbak Dona sudah menikah. Dia memang terlihat sudah berusia 25 ke atas, tapi sudah janda. Rasanya mustahil. </em>Tyas tak berpikir sejauh itu.<em> Mbak Dona menikah umur berapa?</em></p>
<p>“Aku menikah umur 19 tahun ketika masih kuliah S1. Pernikahan yang hanya berumur tiga tahun dan kami bercerai. Saat itu kami tak memiliki anak.” Pernyataan Dona seolah menjawab tanya Tyas.</p>
<p>Lyn menatap Dona. Memikirkan kembali curhat Rico di suatu malam, curhat yang secara tersirat menegaskan kalau Rico tak punya perasaaan apa-apa pada Lyn. Rico menceritakan ketidaksetujuan orangtua Rico atas calon yang ia tawarkan. <em>Mungkin karena Dona janda.</em></p>
<p>“Aku bercerai karena ternyata suamiku itu menikahiku karena mengincar kekayaan papa… seperti sinetron, ya… tapi begitulah, yang jelas <em>long story</em>. Setahun perceraianku, aku bertemu dengan Rico, hmmm, adalah satu anugerah sendiri buatku. Dia mengajakku untuk melupakan masa lalu dan merenda masa depan. Banyak nasihat yang aku pegang… bisa dibilang Rico salah satu orang yang berpengaruh buatku.” Ujar Dona.</p>
<p>Tyas dan Lyn terdiam.</p>
<p>“Hmm, makanya aku tak pernah main-main saat Rico dengan sikapnya mendekatiku… ternyata gayung bersambut, Rico juga menyukaiku, tapi dia berdalih tak bisa memperjuangkanku.”</p>
<p>Suasana hening.</p>
<p>“Tidak disetujui orangtuanya?” ujar Lyn memecah keheningan.</p>
<p>“Iya, karena aku janda.” Ujar Dona. “Anehnya, dengan dalih sahabat, dia meminta masih bisa terus dihubungi dan bersikap biasa. Hmm, aku ga bisalah… masalah kami itu pengorbanan dan perjuangan dan kebersamaan. Katanya dia punya cinta, tapi dia tidak punya komitmen. Berkali-kali kami bertengkar sampai akhirnya… aku memilih untuk mengikuti alurnya, bersahabat… tapi dengan mengurangi frekuensi kedekatan kami…”</p>
<p>“Puisi-puisi di <em>notes</em> Rico itu?” tanya Lyn.</p>
<p>“Ah… ya… dasar laki-laki, dari puisi itu, berapa banyak wanita kecele, ya… sampai menduga-duga ditujukan untuk siapa? Yah, beberapa puisi itu dikirim japri ke aku.” Ujar Dona,</p>
<p>Tyas terdiam. Dirinya makin teramat bodoh. Istana imajinasinya perlahan hancur berkeping-keping mendengar kenyataan di depannya. Melihat Dona ada rasa pedih, sekaligus rasa miris. Ironis. Ternyata selama ini wanita yang selalu ditulis dalam puisi Rico adalah Dona.</p>
<p>“Aku sudah menduga, mbak. Aku melihat Rico begitu tersiksa pada puisinya, tapi juga begitu lemah karena tak bisa berbuat apa-apa.” Ujar Lyn.</p>
<p>“Bukan tidak bisa, tapi tidak mau” ujar Dona. Ada kristal bening keluar dari mata Dona. Sebuah tisu disodorkan Tyas kepada Dona. Ditatapnya wajah Tyas. Ternyata selama ini wanita yang disangkanya lebih dipilih Rico pun sama. Sama-sama kecewa dengan sikap Rico yang tidak tegas dan tukang tebar pesona.</p>
<p>“Seharusnya aku ada janji dengan Rico, tapi tampaknya dia lupa padaku… menikah saja dia tak mengundangku.”</p>
<p>“Janji?”</p>
<p>“Yah, biar gimana juga Rico akan kuliah S3 di Ausie, dan harusnya kami bertemu saat aku pulang ke Indonesia.” Ujar Dona. “Terlalu banyak yang Rico janjikan ke aku… aku merasa bodoh.” Ujar Dona.</p>
<p>Tyas menghampiri Dona dan memeluknya.</p>
<p>“Mbak… bukankah dengan mengetahui semua ini, mbak tidak lagi harus gagal.” Ujar Tyas. Tyas merasa persoalan Dona lebih berat.</p>
<p>“Terima kasih Tyas, maafin aku ya udah nyangka kamu macam-macam” ujar Dona. Kebencian pada Tyas luntur saat itu juga. Ditatapnya Lyn. Satu-satunya wanita yang tak menangis saat itu.</p>
<p>Lyn terdiam canggung. Ditatapnya dua wanita itu. Tyas yang polos, Dona yang tegas dan pernah terluka. Mereka sama-sama penuh cinta, sama-sama terjebak dengan seorang yang sama, yang juga melukai hati Lyn. Lyn tak ingin mempermasalahkah. Lyn hanya memikirkan orangtuanya. Biar bagaimanapun Rico sudah menjadi harapan orangtua Lyn. Begitu sulitnya bagi Lyn memberi tahu mereka kalau Rico tak lebih dari seorang teman.</p>
<p>“Rico bagaimana kabarnya, Lyn? Kapan ke sini lagi?”</p>
<p>“Baik, bu… ga tahu, sibuklah dia..”</p>
<p>“Masak datang ke rumah calon sibuk segala… cepat suruhlah melamar ke rumah dia” ujar mama Lyn beberapa waktu lalu.</p>
<p>Lyn menghela napas mengingat perbincangannya dengan mamanya beberapa waktu lalu. Tiba-tiba dirinya tersadar.</p>
<p>“Aku harus segera pulang, nih. Aku ngejar pesawat jam 2… hmmm, aku kabur dari rumah, hehe” ujar Lyn</p>
<p>“Haaaa, kamu serius Lyn?” tanya Dona tak percaya.</p>
<p>“Masak sih, mbak Lyn” Ujar Tyas kaget.</p>
<p>“Iyalah… kalau aku bilang-bilang, bisa-bisa orangtuaku minta ikut, dipenggallah Rico, hehehe” ujar Lyn berceloteh menghidupkan suasana yang tadinya begitu sendu.</p>
<p>Dona dan Tyas terkekeh.</p>
<p>***</p>
<p>Perjalanan menuju bandara dilalui dengan diam. Lyn tertidur di bangku belakang. Tyas masih sibuk membaca novel Kang Abik sambil sesekali mengusap air matanya. Dona konsentrasi dengan jalan di depannya. <em>Pastilah Allah sudah menentukan takdir bertemu dengan kedua teman barunya. Pertemuan yang hanya beberapa jam saja, tetapi begitu berarti bagi ketiganya.</em></p>
<p>Tinit tinit..</p>
<p>Lyn terbangun mendengar bunyi sms dari HP-nya.</p>
<p><strong>Dari Rico</strong></p>
<p>Lyn, gimana kabar Medan?</p>
<p>Rasanya pengen makan roti cane, masakan ibumu,</p>
<p>dan jalan-jalan ke danau Toba <img src="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif?m=1317430853g" alt=":D" /></p>
<p>Kamu lagi ngapain? Aku ingin cerita banyak</p>
<p>Lyn membaca SMS itu dan memilih menutup kembali HP-nya, meletakkan kembali ke dalam tas dan meneruskan tidur. Terpikir di benaknya untuk menyatakan yang sebenarnya tentang Rico pada kedua orangtuanya. Menutup segala pintu “boleh curhat” kepada Rico.</p>
<p>Tak lama, ponsel Tyas berbunyi. Tyas segera menutup bukunya dan mengambil HP dari kantongnya.</p>
<p><strong>Dari Rico</strong></p>
<p>Hidup tak selamanya indah, ya…</p>
<p>Tapi, sangat indah ketika masih bersahabat dengan kamu…</p>
<p>Apa kabar Tyas?</p>
<p>Tyas membacanya dengan wajah mendelik. Sesekali menatap Dona yang masih berkonsentrasi dengan pemandangan di depan. Dihapusnya SMS dari Rico. Dimasukkan kembali HP-nya ke dalam tas.</p>
<p>“Seru, yas ceritanya?” tanya Dona</p>
<p>“Iyah… akhirnya Anna menikah dengan Azzam…” ujar Tyas polos.</p>
<p>“Jangan kebanyakan baca yang kayak gituan, sekali-kali baca tuh cerita tentang kekerasan rumah tangga, hehehe. Biar di otak kamu ga hanya yang indah-indah tentang pernikahan” ujar Dona asal nyeplos.</p>
<p>“Iiiih, mbak Dona jahil.” Tyas merasa makin dekat dengan Dona. Baru diketahui kemudian usianya terpaut lima tahun. Tyas seperti menemukan sosok ‘kakak’ dalam diri Dona.</p>
<p>“Becanda, neng”</p>
<p>Nut nut</p>
<p>Giliran HP Dona berbunyi.</p>
<p>Serentak Lyn dan Tyas berkata</p>
<p>“Pasti dari Rico”</p>
<p>“Eh, kenapa jadi kompakan gini? Mau bikin grup lawak bareng, ya” celoteh Dona sambil membayar uang tol ke loket. Dicek Hp-nya sambil membaca keras-keras SMS dari Rico.</p>
<p>Seharusnya aku menuruti nuraniku…</p>
<p>Memperjuangkanmu dan memenuhi janji-janjiku</p>
<p>Masih adakah tempat buatku untuk ada di sisimu</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>*Aku (Jingga) suka sama cerpen ini. Sering senyum karena beberapa teman mungkin pernah mengalaminya. haduh, ada-ada aja. ^^<br />
Origonal postnya bisa diliat <a href="http://novikhansa.wordpress.com/2009/12/14/cerpen-tiga-perempuan/" target="_blank">DI SINI</a><a href="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/3-mcm-cinta.jpg"><br />
</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penarevolusi.wordpress.com/640/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penarevolusi.wordpress.com/640/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penarevolusi.wordpress.com/640/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penarevolusi.wordpress.com/640/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penarevolusi.wordpress.com/640/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penarevolusi.wordpress.com/640/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penarevolusi.wordpress.com/640/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penarevolusi.wordpress.com/640/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penarevolusi.wordpress.com/640/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penarevolusi.wordpress.com/640/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penarevolusi.wordpress.com/640/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penarevolusi.wordpress.com/640/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penarevolusi.wordpress.com/640/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penarevolusi.wordpress.com/640/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=640&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/12/tiga-perempuan-short-story-by-novi-khansa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa48b09bcf66a86bbe3737b80e11f562?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">penarevolusi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/3-mcm-cinta.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cafe au lait with hearts</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/90287080.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">90287080</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif?m=1317430853g" medium="image">
			<media:title type="html">:D</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>D.I.A.M.</title>
		<link>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/12/d-i-a-m/</link>
		<comments>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/12/d-i-a-m/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 10:13:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penarevolusi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kukatakan...]]></category>
		<category><![CDATA[bisu]]></category>
		<category><![CDATA[diam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penarevolusi.wordpress.com/?p=636</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin.. Aku terdiam kala senja ditelikung malam Pun diam kala malam dibuyarkan fajar Membisu Menahan Mencoba diam Kini, bahasa embun mengajarkanku sesuatu Bahwa memang tak semua harus terkatakan Kita cukup diam, biar kekuatan lain yang menuntaskan. Terimakasih untuk dewasamu, itu memberiku cukup alasan untuk tetap diam Aku tersenyum, tidak lebar, agar tidak ada celah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=636&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/silence11.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-637" title="silence11" src="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/silence11.jpg?w=241&#038;h=312" alt="" width="241" height="312" /></a></p>
<p>Kemarin..<br />
Aku terdiam kala senja ditelikung malam<br />
Pun diam kala malam dibuyarkan fajar</p>
<p>Membisu</p>
<p>Menahan<br />
Mencoba diam<span id="more-636"></span></p>
<p>Kini, bahasa embun mengajarkanku sesuatu<br />
Bahwa memang tak semua harus terkatakan<br />
Kita cukup diam, biar kekuatan lain yang menuntaskan.<br />
Terimakasih untuk dewasamu, itu memberiku cukup alasan untuk tetap diam</p>
<p>Aku tersenyum, tidak lebar, agar tidak ada celah yang membuat naluri ternganga &amp; gagal untuk diam.<br />
-mari diam-</p>
<p>[Semburat JINGGA]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penarevolusi.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penarevolusi.wordpress.com/636/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penarevolusi.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penarevolusi.wordpress.com/636/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penarevolusi.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penarevolusi.wordpress.com/636/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penarevolusi.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penarevolusi.wordpress.com/636/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penarevolusi.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penarevolusi.wordpress.com/636/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penarevolusi.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penarevolusi.wordpress.com/636/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penarevolusi.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penarevolusi.wordpress.com/636/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=636&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/12/d-i-a-m/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa48b09bcf66a86bbe3737b80e11f562?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">penarevolusi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/silence11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">silence11</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Poligami Dalam Islam</title>
		<link>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/12/meluruskan-pemahaman-tentang-poligami/</link>
		<comments>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/12/meluruskan-pemahaman-tentang-poligami/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 09:29:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penarevolusi</dc:creator>
				<category><![CDATA[KOLOM]]></category>
		<category><![CDATA[dipoligami]]></category>
		<category><![CDATA[hukum islam]]></category>
		<category><![CDATA[ikhlas]]></category>
		<category><![CDATA[istri nabi]]></category>
		<category><![CDATA[liberalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[poligami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penarevolusi.wordpress.com/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[Ada perasaan tergelitik saat saya asyik menekuri sebuah artikel di rubrik Muslimah www.eramuslim.com dengan judul: “Aku, Suamiku, dan istri Pertamanya”. Sangat indah gambaran yang dipaparkan oleh sang penulis tentang dimensi keluarga yang berbentuk segitiga, karena memang sang suami tidak hanya dimiliki oleh dirinya sebagai istri muda, namun juga oleh istri pertamanya. Ketergelitikan itu mencapai kulminasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=632&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/298736_2137653573045_1597305553_31817909_43411457_a.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-633" title="298736_2137653573045_1597305553_31817909_43411457_a" src="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/298736_2137653573045_1597305553_31817909_43411457_a.jpg?w=535" alt=""   /></a></p>
<p>Ada perasaan tergelitik saat saya asyik menekuri sebuah artikel di rubrik Muslimah www.eramuslim.com dengan judul: “Aku, Suamiku, dan istri Pertamanya”. Sangat indah gambaran yang dipaparkan oleh sang penulis tentang dimensi keluarga yang berbentuk segitiga, karena memang sang suami tidak hanya dimiliki oleh dirinya sebagai istri muda, namun juga oleh istri pertamanya. Ketergelitikan itu mencapai kulminasi saat saya mengetahui bahwa istri pertama yang dimaksud oleh sang penulis ternyata tidak tersemat pada seorang wanita dalam ujud yang sebenarnya, namun pada jama’ah dan amanah dakwah. Wow!</p>
<p>Saya tidak berada dalam kapasitas mengkritik tulisan dari Saudari yang dirahmati Allah, Rabi’ah Al-Adawiyah. Namun ulasan kehidupan poligami yang dipaparkan tidak dalam realitas yang semestinya membuat umat ini –terutama pembaca- semakin kehilangan tuntunan dan gambaran yang nyata tentang keindahan poligami. Memposisikan jama’ah (ummat muslim) dan amanah dakwah sebagai sesuatu yang dicintai dan diutamakan tentunya tidak salah. Karena memang dua hal tadi adalah lingkaran yang akan senantiasa disentuh oleh para aktivis dakwah. Namun memposisikannya sebagai istri pertama tentunya bukanlah hal yang bijak, karena sebetulnya saat membaca artikel tersebut ekspektasi sebagian besar pembaca adalah memperoleh ulasan lugas tentang kehidupan poligami.</p>
<p>Di masa sekarang, hampir setiap individu muslim nyaris kehilangan gambaran kehidupan poligami yang terharmonisasi dengan rapi. Pemahaman masyarakat yang minim akan keluhuran hukum islam, ditambah dengan sodokan liberalisasi di berbagai lini, telah mendekati sempurna dalam meluluhlantakkan kepercayaan muslim akan syariat agamanya sendiri. Sehingga keimanan yang terbenam di hati tidak jarang terlahir tanpa konsekuensi bahwa tiap perilaku, ucapan, dan pikiran harus senatiasa terikat dan tidak boleh melenceng sedikitpun dari rambu-rambu Illahi. Tak terkecuali dalam kehidupan rumahtangga. Pernikahan melulu terlukis dengan ikatan antara dua hati saja, bukan tiga, empat, apalagi lima.<span id="more-632"></span></p>
<p>Hal seperti inilah yang semakin mengokohkan pandangan bahwa poligami adalah sesuatu yang tabu, aneh, menjijikkan bahkan terlarang, serta ketentraman tidak akan mungkin terwujud di dalamnya. Kaum wanita terutama, menganggap bahwa bercerai adalah lebih syahdu daripada harus dimadu. Tidak sedikit yang beranggapan seperti ini. Padahal, Allah telah menurunkan Al-Qur’an demi memilin keteraturan dalam hidup hamba-Nya, tak terkecuali dalam hal pernikahan dan poligami. Jika selama ini, ayat “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu iseri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya…,” (Ar-Ruum:21) menjadi begitu digandrungi oleh tiap calon pengantin, maka ayat: “…maka kawinlah dengan perempuan lain yang menyenangkan hatimu; dua, tiga, atau empat….” (An-Nisa:3) seolah menjadi sesuatu yang menakutkan.</p>
<p>Jika kita mau menipiskan rasa ego dan melambungkan ketundukan pada Illahi Rabbi, maka kita akan mendapati bahwa poligami merupakan salah satu tindakan yang tergabung dalam kategori MUBAH. Ya, mubah, boleh. Dilaksanakan monggo, tidak dilaksanakan juga monggo. Status mubah di sini tidak kemudian mengizinkan kita membenci poligami, karena bagaimanapun Allah telah membolehkan perkara ini berlaku bagi kaum pria.</p>
<p>Tidak dipungkiri alasan mengapa mayoritas wanita begitu alergi dengan poligami adalah memang masalah hati, masalah perasaan. Wanita dengan fitrahnya yang perasa dan beban perasaannya yang terakumulasi 9 kali lebih kuat daripada akalnya, senantiasa mengedepankan masalah hati dalam setiap hal. Padahal seharusnya kedudukan hukum syara’ haruslah diletakkan jauh melampaui akal dan perasaan manusia. Ditinjau dari sisi perasaan, memang tidak rela rasanya jika suami yang begitu kita cintai harus membagi kasihnya pada wanita lain.</p>
<p>Dalam Qur’an Surah An-Nisa ayat 3 memang terselip Kewajiban yang harus ditunaikan oleh lelaki bila telah berpoligami, yakni: “Jika kamu khawatir tidak dapat berbuat adil (terhadap istri yang terbilang), maka kawinilah seorang saja, atau ambillah budak perempuan kamu. Demikian ini agar kamu lebih dekat untuk tidak berbuat aniaya”. Namun adil di sini adalah keadilan yang dapat dilakukan, yaitu adil dalam pembagian mu&#8217;asyarah dan memberikan nafkah. Adapun keadilan dalam hal mecintai, termasuk di dalamnya masalah hubungan badan (jima&#8217;) adalah keadilan yang tidak mungkin. Itulah yang dimaksud dari firman Allah: &#8221; Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian&#8221;. (An-Nisa ; 129).</p>
<p>Ibunda-ibunda kita yang mulia, para Ummahatul Mu’minin, dalam kesehariannya pun tidak terlepas dari kisah saling cemburu, saling bersekongkol satu sama lain dalam merebut hati Rasulullah. Mari lihat bagaimana ‘Aisyah r.a. dan Saudah r.a.  menyusun strategi untuk membuat Rasulullah tidak berlama-lama berdiam di rumah Hafshah binti Umar. Mereka berdua bersepakat mengatakan pada Rasulullah Saw.  bahwa nafas beliau berbau seperti maghafir (sagu manis tapi baunya tidak sedap) dan nahlatul ‘arfath (tanaman yang rasanya sangat pahit dan berbau tak sedap) tiap kali menikmati madu di rumah Hafshah r.a.. Hal ini akhirnya membuat Rasulullah mengharamkan dirinya dari meminum madu, yang kemudian Allah Swt. meluruskan hal tersebut.</p>
<p>Atau mari kita cermati betapa istri-istri Rasulullah menaruh kecemburuan yang amat besar pada ibunda ‘Aisyah karena Rasulullah lebih condong kecintaannya pada ‘Aisyah. Suatu saat mereka berdiskusi dan sepakat mengutus Zainab binti Jahsyi untuk mengingatkan Rasulullah agar berbuat adil kepada istri-istri yang lain sebagaimana perlakuan beliau Saw. pada ‘Aisyah.</p>
<p>Segelintir fakta di atas merupakan bukti valid bahwa para istri nabi pun memiliki kecemburuan, ketidakrelaan, dan kesensitivan yang sama besar dengan kita, muslimah akhir zaman. Namun yang membuat berbeda adalah para wanita agung tersebut meletakkan perasaannya di bawah wahyu. Jadi seberat apapun kecemburuan itu, mereka tetap memilih tunduk pada hukum Allah.</p>
<p>Begitupun juga Rasulullah Saw., meskipun secara nafkah lahir dan batin sudah adil namun perasaan beliau memang terkadang condong pada beberapa istrinya saja. Inilah yang membuat Rasulullah senantiasa berdoa saat melakukan pembagian pada istri-istrinya: “Ya Allah inilah pembagianku menurut kemampuanku, maka janganlah Engkau mencercaku di dalam hal yang mampu Engkau lakukan dan aku tidak mampu melakukannya,&#8221; (Diriwayatkan oleh Abu Daud, At-Timidzi, An-Nasa&#8217;i, Ibnu Majah dan dinilai Shahih oleh Ibnu Hibban dan Al-Hakim).</p>
<p>Melihat realitas masa kini di mana jumlah wanita telah melambung sekian kali lipat lebih banyak dari kaum pria, tidak bisa menafikkan keniscayaan bahwa poligami –sebagai sesuatu yang mubah tadi- menjadi solusi jitu bagi membludaknya angka janda, perawan tua, dan wanita-wanita yang tidak kunjung mendapatkan suami. Tentunya berat jika kita hanya meniliknya dari segi hati, namun jika hati dibalut dengan ketaqwaan maka insyaAllah hanya keikhlasanlah yang ada.</p>
<p>Dari pemahaman inilah, potret kehidupan poligami akan terpapar dengan nyata, kokoh, sekaligus indah. Insya Allah ketika saya memiliki suami kelak, saya akan dengan senang hati untuk berbagi suami saya tidak hanya dengan ummat dan agenda dakwahnya, namun juga dengan saudari saya satu aqidah. So, poligami bukan alergi. Deal kan?</p>
<p>Penulis: Eresia Nindia W, Mahasiswi Teknik Geologi dan Staf Observasi Geofisika BMKG Yogyakarta a.k.a. Semburat Jingga</p>
<p>Artikel asli bisa dilihat <a href="http://muslimah.eramuslim.com/indexx.php?view=_pernikmuslimah-detail&amp;id=7" target="_blank">DI SINI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penarevolusi.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penarevolusi.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penarevolusi.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penarevolusi.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penarevolusi.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penarevolusi.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penarevolusi.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penarevolusi.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penarevolusi.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penarevolusi.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penarevolusi.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penarevolusi.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penarevolusi.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penarevolusi.wordpress.com/632/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=632&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/12/meluruskan-pemahaman-tentang-poligami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa48b09bcf66a86bbe3737b80e11f562?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">penarevolusi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/298736_2137653573045_1597305553_31817909_43411457_a.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">298736_2137653573045_1597305553_31817909_43411457_a</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kanker Payudara : A Beautiful Way</title>
		<link>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/04/beautiful-way-to-make-me-home/</link>
		<comments>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/04/beautiful-way-to-make-me-home/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 14:42:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penarevolusi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kukatakan...]]></category>
		<category><![CDATA[[BUKAN] Curcol]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mama]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penarevolusi.wordpress.com/?p=628</guid>
		<description><![CDATA[Allah, segala puji bagiNya. Zat yang melimpahkan tetesan cinta tanpa jeda pada keluarga kecil kami. Ya, saya, mama dan papa. ^^ Dua tahun lebih bekerja dan kuliah Jogja, membuat saya jarang pulang. Jarang sekali. Paling tidak tiga atau empat kali dalam setahun. Ukuran mudik yang  tidak masuk akal, karena jarak Jogja Purwokerto jika ditempuh dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=628&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/ikhlas.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-629" title="ikhlas" src="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/ikhlas.jpg?w=321&#038;h=227" alt="" width="321" height="227" /></a></p>
<p>Allah, segala puji bagiNya. Zat yang melimpahkan tetesan cinta tanpa jeda pada keluarga kecil kami. Ya, saya, mama dan papa. ^^</p>
<p>Dua tahun lebih bekerja dan kuliah Jogja, membuat saya jarang pulang. Jarang sekali. Paling tidak tiga atau empat kali dalam setahun. Ukuran mudik yang  tidak masuk akal, karena jarak Jogja Purwokerto jika ditempuh dengan jalur darat memakan waktu tak lebih dari 4 jam. Hehe&#8230;  Saya tidak ingin mengkambinghitamkan aktivitas kerja, dakwah, maupun kuliah saya sebagai penyebab jarangnya saya pulang. Tidak. Tidak berani. Malu ah sama Allah. Lawong kenyataannya mungkin saya yang kurang mampu mengatur diri dengan jadwal dan waktu yang ada. ^^<span id="more-628"></span></p>
<p>Sampai pada suatu sore di akhir Januari 2012 kemarin, mama meminta saya segera pulang. Ketika sampai di rumah barulah saya tau kalau Allah benar-benar mencintai saya dan keluarga mungil saya (abang dan istrinya udah dianggap keluarga kecil yang lain,soalnya dah gak tinggal serumah dengan kami). Ya, mama terkena penyakit yang menjadi ketakutan terbesar tiap wanita.</p>
<p>Saya menemani mama melakukan medical check up, test laborat, cek ini, test itu. Hingga akhirnya mama diharuskan opname dan menjalani operasi. Subhanallah. Saya meninggalkan dulu semua rutinitas saya. Kuliah, agenda dakwah, bisnis, kerja. Saya menjaga mama full. Karena berdasar tsaqofah yang saya dapatkan, pengabdian seorang wanita yang utama sebelum ia memiliki suami adalah berbakti kepada orangtuanya. Bismillah.</p>
<p>Saya atur makanan yang masuk ke mulutnya. Harus bebas dari vetsin, kecap, dan makanan berpenyedap lainnya. Saya masak sendiri semua makanan yang mama konsumsi, saya perhitungkan gizinya. Saya ganti minyak kelapa sawit dengan extra virgin olive oil untuk menumis dan memasak. Saya tak pernah alpa menyuapinya dengan anggur, sirsak dan buah lain dengan kandungan antioksidan tinggi. Saya jadwal waktu tidurnya. Saya berusaha sebaik mungkin merawat mama. Meski apa yang saya lakukan tidak akan pernah sebanding dengan apa yang pernah mama lakukan untuk saya dan abang dulu.</p>
<p>Di tengah semua aktivitas itu tanpa disangka kesehatan papa juga drop. MasyaAllah. Laa yukalifullaahu nafsan illa wus&#8217;aha. Saya bisa. Saya bisa menjaga mereka berdua. Alhamdulillah, Allah memberi saya kekuatan untuk menjaga keduanya dengan baik.</p>
<p>Saat ini mama tengah bersantai menulis artikel di laptopnya, meski sesekali masih meringis memegangi dadanya. Papa juga tengah melayani pembeli di luar rumah. Saya tersenyum. Lega melihat senyum tersembul dari bibir orang-orang terkasih. Saya cuma berfikir, mungkin inilah cara Allah untuk membuat saya dekat dan benar-benar mencurahkan perhatian pada mama dan papa.</p>
<p>Whatever happened and would happen in my life next, I just will say “I can pass this, Insya Allah.!”</p>
<p>Alhamdulillah, Allah made me stick around with my lil fam on a beautiful way, on a right moment, on a sweet time. Beautiful Way to make me home. ^^</p>
<p>Tapi gak akan deh nunggu dikasih penyakit dulu, baru birrul walydayn. NO! ^^<br />
Tambahan untuk siapapun deh, jangan suka mengkonsumsi makanan bervetsin dan berpenyedap, junkfood, fastfood, jauhi rokok. Perbanyaklah konsumsi sayur dan buah-buahan, selalu pake masker kalo bepergian di jalanan berdebu, jangan pernah gunakan penyedap dan vetsin jika memasak untuk keluarga, dan POSITIVE THINKING sama Allah. ^^</p>
<p>Wanita Purwokerto, Indonesia, dan daulah khilafah bebas kanker dan tumor payudara. Aamiin. ^^</p>
<p>[Semburat JINGGA]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penarevolusi.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penarevolusi.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penarevolusi.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penarevolusi.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penarevolusi.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penarevolusi.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penarevolusi.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penarevolusi.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penarevolusi.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penarevolusi.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penarevolusi.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penarevolusi.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penarevolusi.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penarevolusi.wordpress.com/628/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=628&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penarevolusi.wordpress.com/2012/02/04/beautiful-way-to-make-me-home/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa48b09bcf66a86bbe3737b80e11f562?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">penarevolusi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2012/02/ikhlas.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ikhlas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pragmatisme Indonesia : Negeri Korupsi Paradoksal</title>
		<link>http://penarevolusi.wordpress.com/2011/12/28/pragmatisme-negeri-paradoksal/</link>
		<comments>http://penarevolusi.wordpress.com/2011/12/28/pragmatisme-negeri-paradoksal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 07:45:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penarevolusi</dc:creator>
				<category><![CDATA[GAHAR!!]]></category>
		<category><![CDATA[Syair Ideologis]]></category>
		<category><![CDATA[cinta indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[negeri koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[pragmatisme]]></category>
		<category><![CDATA[reshuffle kabinet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penarevolusi.wordpress.com/?p=609</guid>
		<description><![CDATA[Kau tau kan tentang tanahku? Tanah hijau biduan khatulistiwa Di mana sawah terhampar, laut terpapar Kau tau kan tentang tanahku? Tanah timbunan emas yang molek bersinar Tanah cekungan minyak kaya terumbar Kau tahu kan tentang tanahku? Tanah yang menjejal otakku, otakmu dengan suguhan keadilan Tanah yang mendikte bibirku, bibirmu dengan orasi kesejahteraan Tanah yang melilipi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=609&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><a href="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2011/12/pragmatism.png"><img class="aligncenter  wp-image-610" title="pragmatism" src="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2011/12/pragmatism.png?w=271&#038;h=273" alt="" width="271" height="273" /></a></p>
<p>Kau tau kan tentang tanahku?<br />
Tanah hijau biduan khatulistiwa<br />
Di mana sawah terhampar, laut terpapar<br />
Kau tau kan tentang tanahku?<br />
Tanah timbunan emas yang molek bersinar<br />
Tanah cekungan minyak kaya terumbar</p>
<p>Kau tahu kan tentang tanahku?<br />
Tanah yang menjejal otakku, otakmu dengan suguhan keadilan<br />
Tanah yang mendikte bibirku, bibirmu dengan orasi kesejahteraan<br />
Tanah yang melilipi mataku, matamu dengan tontonan non-kekerasan<br />
Tanah yang membuat kita semua bangga<br />
Bangga paradoksal penuh tanda tanya!</p>
<p>Dua tahun lalu seorang bocah di tumpukan sampah berdiri riang<br />
Pesta demokrasi usai, pemimpin baru ia dapatkan<br />
Senyumnya terkembang, menanti sehari, seminggu, sebulan, berharap derita akan karam<br />
Tapi…<br />
Perutnya tetap keroncongan, sekolahnya tetap mahal<br />
Larangan sakit tetap berjalan, pakaiannya tetap kumal<br />
Paradoksal!<span id="more-609"></span></p>
<p>Tahun lalu Sri Mulyani dan aparat kepolisian sukses mengajarkan mata kuliah <strong>KEADILAN</strong><br />
Keadilan yang murni menjadi milik mafia-mafia berdasi, elegan, dengan gelar akademik panjang<br />
Keadilan yang selalu berada di pihak yang bertelekan uang<br />
Keadilan yang dikata menjadi hak asasi individu di depan hukum dan pemerintahan<br />
Paradoksal!</p>
<p>Lalu anggota dewan begitu tawadhu’ beretorika tentang kesederhanaan<br />
Kesederhanaan yang mereka manifestasi pada kebijakan naiknya TDL dan pelepasan subsidi BBM<br />
Dan mereka berlenggang belajar moral ke Yunani, demi misi dinas yang suci<br />
Melupa pada Juminten, Joko, Jaja, Juki, Jarot yang esok masih belingsatan mencari pembasah kerongkongan<br />
Paradoksal!</p>
<p>Tahun ini Nazarudin menjadi jamur pelengkap<em> korupsi</em> yang bertotolan tak henti<br />
Gayus Tambunan piknik ke Bali , rekening gendut PNS muda bertaburan tanpa spasi<br />
Abu Bakar tua renta tak bersalah tetap ditelikung<br />
Nunun Nurbaeti Sang Sosialita mudah lupa tetap disanjung<br />
Reshuffle kabinet jadi solusi basi<br />
Berharap semua mata akan buta pada realita, dan tiap otak akan jadi amnesia pada fakta</p>
<p>Kau tahu apa yang membuatku makin getir, bernanah, dan kian hancur?<br />
Intelektual-intelektual muda dengan semangat membakar, dengan keilmuan semampai, dengan retorika yang kental memilih menghiasi pojok diskusi dengan tambal sulam demokrasi, revitalisasi neolib, reideologi kapitalisme, wacana pertentangan kelas<br />
Mereka bercumbu dengan sabda Keynes, Hegel, David Hume, Rosseau, Hobbes, Marx.<br />
Mereka memilih berasyik masyuk dengan bualan  kosong Nietzche, Descartez, Socrates<br />
Mereka terkesima pada Obama, Freud, mafia Berkeley dan para pembesarnya.</p>
<p>Timur dan Barat terlipat dalam durjana karena mereka melepas akal tanpa limitasi<br />
Solusi selalu lahir tanpa bimbingan ayat suci<br />
Lalu di sanakah kau berkiblat wahai pemuda? Di lembah hitam dialektika Marx dan kubangan lumpur demokrasi? Di titian gila Zarathusthra dan ilusi trias politika?<br />
Apa pikirmu Allah mendatangkan masalah dan lupa memberi solusinya?<br />
Apa pikirmu Al-Quran terkhusus untuk pribadi tanpa uraian kehidupan sosial dan politiknya?</p>
<p>Maka di sini aku ulur tangan untuk meraih telapakmu<br />
Melahirkan islam sebagai solusi<br />
Menciptakan sosok sekokoh Muhammad SAW, seperkasa Al Fatih, secerdas Al Ghazali, secemerlang Ibn Rusyd, setangguh Al Ayyubi.<br />
Karena Islam akan menuntun pemuda menganyam semesta:<br />
Dengan KEADILAN yang NOL BUALAN!!<br />
Dengan KEAMANAN YANG BUKAN BASA BASI!!<br />
Dengan KESEJAHTERAAN YANG BUKAN KHAYALAN!<br />
Dengan tatanan sosial yang BUKAN PARADOKSAL!!</p>
<p>Sekarang,<br />
Di sini,<br />
Dengan ISLAM<br />
Atau membusuk dalam pragmatisme sekuler!<br />
ALLAHUAKBAR!</p>
<p style="text-align:left;">[Semburat  JINGGA]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penarevolusi.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penarevolusi.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penarevolusi.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penarevolusi.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penarevolusi.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penarevolusi.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penarevolusi.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penarevolusi.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penarevolusi.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penarevolusi.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penarevolusi.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penarevolusi.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penarevolusi.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penarevolusi.wordpress.com/609/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=609&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penarevolusi.wordpress.com/2011/12/28/pragmatisme-negeri-paradoksal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa48b09bcf66a86bbe3737b80e11f562?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">penarevolusi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2011/12/pragmatism.png" medium="image">
			<media:title type="html">pragmatism</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FANA? FANA. FANA!!!</title>
		<link>http://penarevolusi.wordpress.com/2011/11/24/fana-fana-fana/</link>
		<comments>http://penarevolusi.wordpress.com/2011/11/24/fana-fana-fana/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2011 15:33:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penarevolusi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kukatakan...]]></category>
		<category><![CDATA[[BUKAN] Curcol]]></category>
		<category><![CDATA[fana]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penarevolusi.wordpress.com/?p=605</guid>
		<description><![CDATA[Fana. Itu yang menggiringku menyemai kata. Yah, fana. Kata itu yang melecut rasioku untuk semakin terjaga, semakin siaga. Apatah hendak ditimang dan dicinta setebal nyawa jika semua yang bertebaran fana adanya. Cincin perakmu, yang begitu kau sayang dan elu, cinderamata pemberian ibu, ITU FANA. Ada masa di mana warna buramnya tak akan mampu hilang meski [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=605&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2011/11/semangat.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-606" title="semangat" src="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2011/11/semangat.jpg?w=428&#038;h=242" alt="" width="428" height="242" /></a></p>
<p>Fana. Itu yang menggiringku menyemai kata.</p>
<p>Yah, fana. Kata itu yang melecut rasioku untuk semakin terjaga, semakin siaga. Apatah hendak ditimang dan dicinta setebal nyawa jika semua yang bertebaran fana adanya.</p>
<p>Cincin perakmu, yang begitu kau sayang dan elu, cinderamata pemberian ibu, ITU FANA. Ada masa di mana warna buramnya tak akan mampu hilang meski telah disepuh sekian rendaman.</p>
<p>Jilbab caramel kesukaanmu, yang begitu kau jaga pemakaiannya hingga berlipat percaya diri mampu kau dapat saat mengenakannya, ITU FANA. Akan ada masa di mana oli bensin dan keriap mentari memudarkan warna dan membusukkan kainnya.</p>
<p>Sahabat setiamu, yang begitu pandai mengisi kekosonganmu, kealpaanmu, tak bosan merengkuh kala kau berulang kali jatuh, DIA PUN FANA. Ada masa di mana dia akan tenggelam dalam segenap kewajiban &#8216;ainnya dan meninggalkan dunia dalam tenggat tak sementara.<span id="more-605"></span></p>
<p>Buku berhargamu, yang dengan menggelutinya kau merasa berada di pucuk semesta, memberimu banyak hal, menggiringmu pada dunia dan rendaman pengetahuan yang bahkan tak pernah kau pikirkan, ITU FANA. Pasti ada masa di mana ia akan kusam, lapuk dan tak bersisa.</p>
<p>Orang tua yang sedemikian besar kau mengasihi mereka, yang makna dirimu nyaris nol adanya tanpa mereka, ITU PUN FANA. Akan ada masa di mana mereka akan melupakan dirimu dalam rentang masa pikunnya dan mereka meninggalkanmu menuju kampung setelah dunia.</p>
<p>Lalu cintamu? Apa yang kau pikirkan tentang cintamu?<br />
Kecintaanmu pada uang, pada pangkat, pada kekuasan, pada kesenangan.</p>
<p>Kecintaanmu pada dakwah, pada amanah, pada ilmu, pada ibadah.</p>
<p>Kecintaanmu pada lelaki yang mengajarkanmu islam, pada wanita yang kau rindu untuk menjadi pendampingmu tiap malam, pada anak-anak yang kau impi akan engkau lahirkan, pada sosok-sosok yang telah membuatmu merasa menjadi seorang lelaki atau seorang wanita sebenarnya karena rasa cinta itu.</p>
<p>Apa yang kau pikirkan tentang rasa cinta? Sayangnya harus kujawab bahwa itu pun fana.</p>
<p>Kita sama tahu bahwa cuma Allah yang tak mengenal kata FANA, hanya padaNya kita menyemat sebuah kata ABADI. Cuma padaNya, tidak pada yang lain. Tidak pada cincinmu, jilbabmu, kawanmu, orangtuamu, atau bahkan rasa cintamu.</p>
<p>Maka kini, jika ada rasa sakit, rasa kecewa, rasa patah arang, rasa dipermainkan, rasa kesal, patah hati, merasa ditinggalkan, maka ingatlah PERASAAN MACAM ITU TIDAK BERLANGSUNG SELAMANYA. It will not last forever, it won&#8217;t. Karena perasaan itupun fana, punya limitasi.</p>
<p>Ingatlah ini wahai jiwa. Ingatlah, bahwa tak perlu berlama-lama dengan perasaan yang juga fana. Yang wajib kau lakukan cuma memanfaatkan semua yang fana tadi untuk meraih hal terbaik di masa yang tidak fana kelak.</p>
<p>[Semburat JINGGA]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>*Sebuah lecutan sekaligus muhasabah diri karena perasaan yang tak perlu dipanjangkan usianya.. ^^<br />
BAHSYA! FIGHTING!! \^o^/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penarevolusi.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penarevolusi.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penarevolusi.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penarevolusi.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penarevolusi.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penarevolusi.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penarevolusi.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penarevolusi.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penarevolusi.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penarevolusi.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penarevolusi.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penarevolusi.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penarevolusi.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penarevolusi.wordpress.com/605/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=605&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penarevolusi.wordpress.com/2011/11/24/fana-fana-fana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa48b09bcf66a86bbe3737b80e11f562?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">penarevolusi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2011/11/semangat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">semangat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komentar Kritis untuk DUNIA SOPHIE Karya Jostein Gaarder</title>
		<link>http://penarevolusi.wordpress.com/2011/11/03/komentar-kritis-untuk-dunia-sophie-karya-jostein-gaarder/</link>
		<comments>http://penarevolusi.wordpress.com/2011/11/03/komentar-kritis-untuk-dunia-sophie-karya-jostein-gaarder/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 12:08:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penarevolusi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fresh Zone]]></category>
		<category><![CDATA[KOLOM]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penarevolusi.wordpress.com/?p=593</guid>
		<description><![CDATA[Dunia Sophie samasekali berbeda dengan kebanyakan novel fiksi percintaan yang bertutur dengan bahasa puitis dengan bumbu cinta yang terlalu kental, atau novel misteri yang sarat dengan imajinasi (dan halusinasi!) berlebihan. Ia adalah sebuah ensiklopedia filsafat yang dengan cerdas menampilkan metamorfosa filosof zaman Yunani kuno, Helenisme, Abad pertengahan hingga Renaissans lengkap dengan alur berfikir dan gagasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=593&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2011/11/dunia-sophie.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-597" title="dunia sophie" src="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2011/11/dunia-sophie.jpg?w=535" alt=""   /></a></p>
<p>Dunia Sophie samasekali berbeda dengan kebanyakan novel fiksi percintaan yang bertutur dengan bahasa puitis dengan bumbu cinta yang terlalu kental, atau novel misteri yang sarat dengan imajinasi (dan halusinasi!) berlebihan. Ia adalah sebuah ensiklopedia filsafat yang dengan cerdas menampilkan metamorfosa filosof zaman Yunani kuno, Helenisme, Abad pertengahan hingga Renaissans lengkap dengan alur berfikir dan gagasan yang berhasil dirumuskan oleh para filosof tersebut. Teori atom Democritus hingga teori politik John Locke –sebagai dasar sistem demokrasi- tersaji dengan gamblang dan dengan mudah dapat dipahami. Sungguh anda bisa menjadikan novel ini sebagai rujukan untuk aneka disiplin ilmu, karena gagasan filosof yang terekam di sini merupakan dasar bagi beragam bidang ilmu mulai politik, sistem etika dan moral, kearifan lokal hingga fisika dan antropologi.<span id="more-593"></span></p>
<p>Namun sebagai pembaca yang kritis saya tak hendak menyanjung Dunia Sophie dengan derai bahasa kasmaran anak SMA, karena bagaimanapun sebagai seorang muslim saya menemukan sebuah kontradiksi alur berfikir para filosof dengan Kalamullah dan sabda Rasulullah. Gagasan Aristoteles (384-322 SM) misalnya, ia mengatakan bahwa alam sudah ada dengan sendirinya dan kecil kemungkinan ia muncul dari ketiadaan. Atau David Hume (1711-1776) yang mengatakan bahwa membuktikan iman keagamaan dengan akal manusia merupakan sebuah omong kosong rasionalistik. Jelas dua contoh gagasan di atas –dan para filosof lainnya dalam Dunia Sophie- adalah bertentangan mutlak dengan aqidah seorang muslim.</p>
<p>Satu hal yang harus digenggam oleh seorang muslim ketika mempelajari Filsafat bahwa ia harus mampu menundukkan akalnya dengan tuntunan wahyu. Karena ketika para filosof Yunani dan Eropa yang rata-rata atheis dan agnostik tersebut mulai meragukan segala hal di alam dan merumuskan filsafat, mereka telah membebaskan akal mereka melanglang tanpa limitasi dan mutlak menjadikan akal sebagai sumber segala kebenaran dan pengetahuan.</p>
<p>Tentu tidak demikian dengan bagaimana Islam memandang manusia dan akal yang telah dikaruniakan padanya. Akal adalah hanya sekedar alat untuk memikirkan penciptaan Tuhan yang terjangkau olehnya yakni manusia, kehidupan dan alam semesta. Namun setelah akal mampu menemukan bahwa pasti ada Zat yang Maha Kuasa yang telah menciptakan tiga hal tadi (karena tidak mungkin sebuah benda ada dengan sendirinya), maka keimanan pada Tuhan tadi akan melahirkan segenap konsekuensi. Apa konsekuensinya? Mematuhi pada apa yang telah diperintahkan olehNya. Karena dalam islam, otoritas tertinggi tidak terletak pada akal manusia namun pada Allah SWT yang termanifestasi dalam Al-Qur’an dan sunnah kekasih-Nya.</p>
<p>[Semburat JINGGA]</p>
<p>Nb: kemarin (23 Oktober 2011) Penerbit MIZAN mengadakan sayembara kecil penulisan komentar untuk DUNIA SOPHIE. Iseng-iseng saya ikut aja. Kebetulan sudah baca novelnya. Ternyata ga dapet tuh novel, hehe&#8230;saya pajang ajah di sini.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penarevolusi.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penarevolusi.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penarevolusi.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penarevolusi.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penarevolusi.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penarevolusi.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penarevolusi.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penarevolusi.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penarevolusi.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penarevolusi.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penarevolusi.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penarevolusi.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penarevolusi.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penarevolusi.wordpress.com/593/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penarevolusi.wordpress.com&amp;blog=14936094&amp;post=593&amp;subd=penarevolusi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penarevolusi.wordpress.com/2011/11/03/komentar-kritis-untuk-dunia-sophie-karya-jostein-gaarder/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa48b09bcf66a86bbe3737b80e11f562?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">penarevolusi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penarevolusi.files.wordpress.com/2011/11/dunia-sophie.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dunia sophie</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
